Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Deschamps Puji Giroud dan Sindir Chelsea

Selasa 15 Oct 2019 15:21 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Bayu Hermawan

Penyerang Prancis Olivier Giroud merayakan golnya ke gawang Islandia bersama rekan-rekannya.

Penyerang Prancis Olivier Giroud merayakan golnya ke gawang Islandia bersama rekan-rekannya.

Foto: AP Photo/Brynjar Gunnarsson
Olivier Giroud menyumbang satu gol saat timnas Prancis berhadapan dengan Turki.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Pelatih timnas Prancis Didier Deschamps memuji penampilan striker Olivier Giroud saat melawan timnas Turki dalam pertandingan lanjutan Grup H Kualifikasi Euro 2020 di Stade de France, Selasa (15/10) dini hari WIB. Giroud mencetak satu-satunya gol untuk timnas Prancis dalam pertandingan itu.

Penyerang 33 tahun masuk dari bangku cadangan dengan menggantikan Wissam Ben Yedder pada menit ke-72. Tak butuh waktu lama, empat menit berselang Giroud berhasil merobek gawang Turki yang di kawal Mert Gunok. Sayang, gol tersebut tak mampu dipertahkan Les Bleus dan skor berkesudahan imbang 1-1.

Meski begitu, Deschamps tetap memberikan pujian kepada Giroud. Dia menilai sang pemain selalu bisa memberikan respon positif meski tengah berada dalam situasi terpojok. "Situasinya memprihatinkan. Saya berharap dia akan memiliki lebih banyak waktu bermain bersama (Chelsea) meski saya tak bisa memutuskan hal itu. Penampilannya bagus, dia mencetak gol, dan memberikan efek bagus kepada pemain lain," tegas Deschamps dilansir Four Four Two, Selasa (15/10).

Lebih lanjut, Deschamps menyoroti kekurangan yang dialami anak asuhnya. Ia menjelaskan apabila kampiun Piala Dunia 2018 itu tampil kurang klinis di depan mulut gawang lawan. "Kami memiliki peluang (23 tembakan dan sembilan tepat sasaran), dan mereka tidak melakukannya. Namun, kita seharusnya bisa lebih efisien," sambung eks pemain Juventus.

Hasil ini membuat Prancis berada di bawah bayang-bayang timnas Turki. Les Bleus untuk sementara tertahan di posisi kedua dengan perolehan angka 19, sama dengan milik Turki, hanya saja mereka unggul head to head dengan Prancis.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA