Thursday, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Thursday, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Tim Basket 3x3 Putri Hadapi Cina pada Laga Penentuan

Selasa 15 Oct 2019 16:01 WIB

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah

Timnas basket 3x3 putri Indonesia pada ajang World Beach Games 2019 di Doha, Qatar.  (ilustrasi)

Timnas basket 3x3 putri Indonesia pada ajang World Beach Games 2019 di Doha, Qatar. (ilustrasi)

Foto: dok. KOI
Jovita Elizabeth dan kawan-kawan wajib menang atas tim unggulan Cina.

REPUBLIKA.CO.ID, DOHA -- Tim basket 3x3 Putri Indonesia tidak punya pilihan lain untuk memastikan tiket ke perempat final cabang olahraga bBasket 3x3 World Beach Games 2019.  Jovita Elizabeth dan kawan-kawan wajib menang atas tim unggulan Cina pada laga terakhir babak penyisihan Grup B yang akan digelar di Katara Beach Doha, Qatar,  Selasa (15/10) pukul 16.40 waktu setempat atau 20.40 WIB.   

"Memang peluang sangat tipis memghadapi tim unggulan China pada laga terakhir. Tapi, kita tidak akan menyerah. Saya sudah instruksikan anak-anak untuk fight sepanjang pertandingan. Selain itu, saya juga meminta mereka fokus dan maksimalkan akurasi," kata Anthony Gunawan dalam keterangan resmi yang diterima Republika.co.id, Selasa (15/10).

Tim Cina, kata Anthony, sangat disiplin dan punya akurasi tembakan tinggi. Hal itu terlihat saat Lingge Zhang dan kawan-kawan meraih kemenangan telak atas Uganda dengan skor 22-6 dan Togo dengan skor 21-4. "Kita harus bisa meminimalisasi second chance poin untuk bisa menghentikan laju poinnya," ujarnya. 

Ketika disinggung tentang kemampuan pemain Cina dalam mengumpulkan poin dengan tembakan di luar garis, Anthony menjawab, "Paksa mereka penetrasi. Jadi, no help defense." 

Dalam laga babak penyisihan Grup B itu, Srikandi Indonesia hanya memetik satu kemenangan dari Togo dengan skor 17-7. Pada pertandingan pembuka, tim asuhan Anthony Gunawan ini dipaksa menyerah atas Uganda dengan skor 8-12. 

"Kekalahan dari Uganda itu seharusnya tidak perlu terjadi jika game plan yang diberikan dijalankan secara konsisten terutama untuk rebound. Dari 12 poin lawan 9 poin diperoleh dari kesalahan sendiri. Mereka dengan mudah offensive rebound," kata dia. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA