Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

PSM Usung Misi Revans Lawan Arema

Selasa 15 Oct 2019 17:36 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Israr Itah

Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic (kanan).

Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic (kanan).

Foto: dok. PSM Makassar
Pelatih PSM sebut faktor lain jadi penyebab kekalahan sebelumnya.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- PSM Makassar akan kembali bertemu dengan Arema FC pada laga tunda pekan kelima Liga 1 2019 di Stadion Andi Mattalatta, Makassar pada Rabu (16/10) sore. PSM yang akan bertindak sebagai tuan rumah mengusung misi revans pada laga tersebut. Sebelumnya pada 2 Oktober lalu, Zulham Zamrun dan kawan-kawan menelan kekalahan 0-2 saat bermain di kandang Arema FC. 

Baca Juga

Pelatih PSM Makassar Darije Kalezic masih ingat dengan gaya permainan calon lawannya itu pada laga terakhir kedua tim. Darije menegaskan, tim asuhannya masih memiliki kepercayaan diri tinggi untuk mengalahkan Arema meski sebelumnya menelan kekalahan pahit.

Pelatih berkebangsaan Swiss itu berdalih kekalahan 0-2 sebelumnya disebabkan karena PSM harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-54. Dia menyayangkan keputusan wasit karena memberikan kartu kuning kedua kepada Hasyim Kipuw hanya dengan selisih waktu dua menit. Padahal PSM mampu bermain imbang sepanjang babak pertama dan baru kebobolan pada menit ke-64.

"Pada pertandingan tersebut kami lebih banyak membuat peluang untuk mencetak gol. Karena itu kami sangat menantikan untuk pertandingan besok, untuk bermain kembali di hadapan suporter kami dan kami ingin revans terhadap Arema dan mengamankan tiga poin," kata Darije dalam konferensi pers jelang laga di Makassar, Selasa (15/10).

Darije menilai pemain memiliki waktu recovery yang cukup sebelum menjamu PSM nanti. Namun, kata dia, ini akan menjadi satu-satunya kesempatan bagi pemain untuk mendapatkan waktu pemulihan yang ideal karena mulai pekan depan dan seterusnya pemain akan menghadapi pertandingan setiap empat hari.

"Setelah besok, kami akan bermain empat hari sekali hingga akhir musim Liga 1 2019," kata dia. "Satu-satunya pertandingan yang mempunyai jeda enam hari adalah sebelum melawan Persipura Jayapura, itu pun bersamaan dengan jadwal bermain tim nasional." 

Darije mengatakan telah memanfaatkan kesempatan pada pekan lalu dengan memberikan libur kepada pemain agar para pemain dapat memulihkan tenaga. Terutama setelah menelan kekalahan sebanyak tiga kali berturut-turut pada tiga laga terakhir yang dilakoni skuat berjuluk Juku Eja tersebut. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA