Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Pelatih Muenchen Minta Maaf Telah Kritik Thomas Mueller

Jumat 18 Oct 2019 09:30 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Endro Yuwanto

Niko Kovac

Niko Kovac

Foto: EPA-EFE/PHILIPP GUELLAND
Kovac tak akan menjamin mantan pemain internasional Jerman itu lebih lama bermain.

REPUBLIKA.CO.ID, MUENCHEN -- Situasi kamar ganti Bayern Muenchen menegang. Itu setelah kedua sosok penting klub, yakni Niko Kovac dan striker Thomas Mueller dilaporkan memiliki hubungan kurang harmonis.

Rumor retaknya komunikasi antarpelatih dan pemain diawali dari komentar Kovac terhadap pesepak bola berpaspor Jerman yang tengah jarang mendapat waktu bermain lebih. Sadar apabila yang dikatakannya salah, Kovac akhirnya meminta maaf.

Kovac mengaku khilaf melontarkan pernyataan negatif ke pemainnya. Dia pun mengaku sudah berbicara langsung ke Mueller.

"Itu kesalahan saya. Saya seharusnya mengekspresikan diri saya lebih baik, tetapi saya sudah membuktikan diri saya salah ketika membawanya sebagai pemain pengganti. Saya mengobrol dengan Thomas keesokan harinya dan kita semua baik-baik saja," kata Kovac dilansir ESPN, Jumat (18/10).

photo
Thomas Mueller


Kovac tidak akan menjamin mantan pemain internasional Jerman itu lebih lama bermain. "Kami akan selalu berusaha untuk menemukan keputusan terbaik untuk saat ini dan itulah nasib seorang pelatih. Apa pun yang dia lakukan, sebagian besar itu tidak benar," sambung pria asal Kroasia.

Menit bermain pesepak bola berusia 30 tahun itu terkuras habis musim ini. Bayangkan, Mueller hanya memainkan satu partai dari tujuh speilteg Bundesliga Jerman 2019/2020. Alhasil, kesempatan minim berujung pada minimnya produktivitas gol.

Sementara itu, beberapa hari usai timnya menelan kekalahan dari Hoffenheim, Mueller mengatakan dirinya terlalu ambisius untuk mendapatkan tempat utama di Muenchen. Meski, ada desas-desus bahwa ia dapat hengkang dari Allianz Stadium pada jendela transfer musim dingin 2020.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA