Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Jelang Menjamu Liverpool, MU Tertekan

Sabtu 19 Oct 2019 17:15 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Endro Yuwanto

Liga Inggris, MU vs Liverpool

Liga Inggris, MU vs Liverpool

Foto: republika
Solskjaer meminta pemainnya untuk mengambil risiko jika ingin mengalahkan Liverpool.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Salah satu pertandingan besar Liga Primer Inggris musim ini akan digelar di Old Trafford, yang mempertemukan Manchester United (MU) dan Liverpool. Kedua tim berada dalam situasi yang kontras.

United sedang terjun bebas, sementara Liverpool tampil begitu lepas dalam delapan pertandingan. MU akan menjamu the Reds dengan penuh tekanan. Bagaimana tidak, MU saat ini berada di peringkat 12 klasemen sementara Liga Primer.

Sementara, Liverpool akan tampil tanpa beban mengingat unggul delapan poin dari Manchester City di peringkat kedua. Sehingga, MU berada dalam posisi yang tidak menguntungkan. Karena jika kalah, MU bukan hanya kesulitan untuk finis di posisi empat besar, namun justru bisa berkutat di jurang degradasi.

Sebab, saat ini MU hanya berjarak tiga poin dari Norwich City di posisi ke-19. Tekanan bukan hanya dirasakan oleh para pemain MU. Pelatih MU Ole Gunnar Solskjaer pun bisa semakin didesak untuk melepas jabatannya karena start buruk di awal musim.

Solskjaer memperlihatkan tekanan terhadap timnya. Sehingga ia memerintahkan pemainnya untuk mengambil risiko jika ingin mengalahkan Liverpool, Ahad (20/10). Solskjaer meminta para pemainnya untuk tampil menyerang untuk bisa mencetak gol ke gawang Liverpool.

Solskjaer mengaku ingin melihat lebih banyak permainan menyerang,yang selama ini ia yakini sebagai DNA klub. ''Kami harus menciptakan lebih banyak peluang, karena di belakang, saya pikir kami cukup solid, tapi kami belum menunjukkan keberanian yang cukup untuk mengambil risiko,'' ujar Solskjaer dikutip dari laman resmi klub, Sabtu (19/10).

Menurut Solskjaer, tim terbaik saat ini lebih banyak mengambil risiko memainkan bola dibandingkan skuat MU. Seharusnya, kata dia, pemainnya harus lebih banyak berlari tanpa bola. Karena jika pemain kehilangan kepercayaan diri, maka akan lebih memilih bermain aman. ''Dan itulah tugas saya untuk mengatakan 'ayo'. Itu tidak aman di sini. Di klub ini, Anda mengambil risiko itu,'' kata pria yang akrab disapa Ole tersebut.

Pertandingan lawan the Reds ini datang di saat MU melalui awal musim yang mengecewakan di Liga Primer. Namun, serangkaian hasil negatif itu, lanjut Ole, justru bisa menjadi motivasi tersendiri bagi pemainnya untuk bisa meraih hasil yang besar. MU saat ini berada di peringkat 12, berjarak 15 poin dengan Liverpool di puncak klasemen.

Satu-satu modal MU menghadapi Liverpool adalah catatan positif setiap kali bertanding di Old Trafford. Liverpool tidak pernah menang dalam enam pertandingan terakhir di Old Trafford.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA