Selasa, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Selasa, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Deputi III Kemenpora Lepas Timnas Pelajar U-15 Tampil di IFC

Ahad 20 Okt 2019 11:27 WIB

Red: Israr Itah

Deputi III Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta (tengah) bersama timnas pelajar U-15.

Deputi III Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta (tengah) bersama timnas pelajar U-15.

Foto: DOK Kemenpora
IFC berlangsung di Kabupaten Badung, Bali pada 21 hingga 25 Oktober.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Deputi III Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta melepas timnas sepak bola pelajar U-15 yang akan mengikuti ajang International Football Championship (IFC) di Bandara Internasional Soekarno -Hatta, pada Sabtu (19/10). IFC berlangsung di Kabupaten Badung, Bali pada 21 hingga 25 Oktober.

Sebanyak 19 pemain yang merupakan hasil dari seleksi kompetisi Liga Berjenjang U14 Piala Menpora tahun 2018 lalu itu akan bersaing dengan tujuh tim lainnya. Enam diantaranya berasal dari luar negeri, seperti Shi Jia Zhuang dan Shengle FC dari China, Progresso Sano dari Jepang, Felda United dari Malaysia, A.C Academy dari China Taipei dan Geumcheon FC dari Korea Selatan, serta satu klub lokal yakni Tim Paradise Football Academy (PFA) Bali.

Raden Isnanta mengatakan sesuai semangat Inpres No.3 Tahun 2019 tentang Percepatan Persepakbolaan Nasional, maka pihaknya menilai perlu untuk memperkuat pembinaan usia muda. "Setelah dikuatkan dengan pembinaan usia muda, kita kuatkan kualitas permainannya untuk go internasional, yaitu kompetisi yang berjenjang hingga ke internasional, sehingga anak-anak ini diproyeksikan ke kompetisi internasional, bukan hanya lokal," kata dia.

Setelah dulu dirintis dari kompetisi lokal seperti Liga Berjenjang Piala Menpora, lanjut Isnanta, mereka sudah merasakan atmosfer pertandingan internasional dalam keikutsertaannya diajang IBER Cup 2019 di Estoril, Portugal pada Juli lalu. Kali ini pun ajang di Bali merupakan event internasional.

"Kami memang memiliki niat mencetak pemain-pemain hebat ke depanya dengan nuansa permainan kelas dunia, melalui ajang internasional seperti ini. Itu harapan kami selaku pemerintah kdepannya," kata pria asal Kulon Progo itu.

Sebanyak 19 pemain akan diboyong ke Pulau Dewata, Bali, antara lain seperti Raka Octa, Safiyudin Timin, Rhoben Pulanda, Sahrul Awadi, Masya Msen, Emerson Manurung, Desman Wakerkwa, Richardo Youwe, Andryansyah, Marsello Buara, Muhammad Bahari, Adriano Manuri, Doni Yoku, Dafa, Sewori Aisoki, Martin Rakian, Cosmas Kamarka, Elia S dan Akbar.

Ray Manurung selaku manajer tim mengatakan jika pihaknya sudah melakukan training camp selama satu bulan di Bandung, Jawa Barat, sebagai persiapan, setelah para pemain kembali ke daerahnya masing-masing usai mengikuti IBER Cup di Portugal.

"Persiapan yang kita lakukan sudah cukup baik, akan tetapi terdapat sedikit perubahan yang signifikan dari cara bermain. Kalau kemarin kita bermain lebih ke speed dan power, sekarang hasil dari Eropa kemarin kami belajar banyak hal," kata Ray Manurung.

Rochy Putiray selaku juru taktik mengatakan pihaknya sudah mempersiapkan sematang mungkin anak asuhnya untuk tampil di IFC 2019. "Anak-anak memang tujuannya ke sana, di samping mereka memiliki talenta yang bagus. Tugas saya sebagai pelatih bagaimana menciptakan karakter mereka lebih baik lagi, wawasan mereka tentang sepak bola yang benar dan membuat mereka lebih mengerti permainan sepak bola modern itu seperti apa," ujar dia.

Pada pertandingan pertama, timnas pelajar U-15 akan menghadapi salah satu wakil China, Shi Jia Zhuang pada Senin, (21/10). Pada laga keduanya sehari berselang, anak asuh Rochy Putiray itu akan meladeni tim asal Korsel, Geumcheon FC.

Sementara pada pertandingan terakhir babak penyisihan Grup A, Emerson Manurung cs akan melawan Felda United asal Malaysia, di mana kesemua laga terebut akan berlangsung di Stadion Beji Mandala Desa Pecatu, Badung, Bali. 

Ajang ini helat karena selain bertujuan untuk pembinaan sepak bola khususnya bagi anak-anak, juga bertujuan sebagai sport tourism, mengingat Bali dan Badung khususnya, sebagai destinasi wisata dunia, sehingga event ini perlu digarap secara serius karena sebagai pasar wisata baru. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA