Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Penyedia VAR Minta Maaf Insiden No Goal Spurs Vs Watford

Ahad 20 Oct 2019 13:00 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Endro Yuwanto

Penyerang Tottenham Hotspur, Harry Kane, saat menghadapi Watford.

Penyerang Tottenham Hotspur, Harry Kane, saat menghadapi Watford.

Foto: AP Photo/Kirsty Wigglesworth
Dalam pertandingan tersebut, Spurs nyaris kembali tumbang oleh Watford.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Perusahaan yang menyuplai teknologi Video Assistant Refree (VAR) di Liga Primer Inggris, meminta maaf atas insiden kesalahan grafis dalam pertandingan Tottenham Hotspur vs Watford. VAR sempat membuat semua yang menyaksikan laga tersebut bingung saat gelandang Spurs Dele Alli mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-86.

Wasit Christopher Kavanagh mengambil inisiatif untuk ulasan VAR atas gol tersebut. Usai berkonsultasi dengan ofisial VAR, Kavanagh mengakui gol Ali tersebut. Namun, layar besar yang ada di Tottenham Hotspur Stadium tersebut justru menampilkan pesan 'No Goal'. Akibatnya semua pihak pun dibuat kebingungan.

Tapi akhirnya diketahui bahwa itu merupakan kesalahan dari ofisial yang mengoperasikan grafis. Hawk-Eye Innovations pun meminta maaf dan berjanji akan berusaha keras bersama Liga Primer Inggris untuk memastikan kejadian tersebut tak terulang.

''Hawk-Eye meminta maaf ke fan Spurs dan Watford atas kebingunan tersebut yang disebabkan oleh grafis yang salah saat dikirim ke layar besar,'' kat Hawk-Eye Innovations, dikutip dari Sky Sports, Ahad (20/10).

Dalam pertandingan tersebut, Spurs nyaris kembali tumbang oleh Watford, setelah Abdoulaye Doucoure merobek gawang tuan rumah. Namun Ali menyelamatkan muka Mauricio Pochettino dengan menyamakan kedudukan empat menit menjelang laga usai. Hasil tersebut membuat Spurs menempati posisi ketujuh di klasemen, sebelum berhadapan dengan Liverpool pekan depan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA