Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Badan Wasit Liga Inggris Menjawab Soal Kontroversi Gol MU

Rabu 23 Oct 2019 04:04 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Endro Yuwanto

Liga Inggris, MU vs Liverpool

Liga Inggris, MU vs Liverpool

Foto: republika
VAR digunakan untuk menjawab keraguan soal pelanggaran yang dilakukan Lindelof.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Penerapan Video Assistant Referee (VAR) di Liga Primer Inggris musim ini kembali masuk dalam pusaran kontroversi. Terakhir, gol Manchester United (MU) ke gawang Liverpool pada pekan kesembilan Liga Primer, Ahad (20/10) malam WIB, mengundang kontroversi lantaran dianggap tidak sah.

Dalam laga yang berakhir imbang, 1-1, tersebut, United membuka keunggulan lewat gol Marcus Rashford pada menit ke-36. Namun, sebelum penyerang asal Inggris itu mencetak gol, bek MU Victor Lindelof dinilai melakukan pelanggaran terhadap penyerang Liverpool, Divock Origi.

Pada saat pelanggaran itu terjadi, wasit Martin Atkinson tidak menghentikan laga. MU pun memanfaatkan kelengahan lini belakang the Reds dan membobol gawang tamunya tersebut. Sempat diwarnai protes, Atkinson akhirnya meninjau keabsahan gol Rashford tersebut via VAR.
 
VAR digunakan untuk menjawab keraguan soal pelanggaran yang dilakukan Lindelof terharap Origi. Akhirnya, VAR memutuskan gol tersebut sah dan tidak ada pelanggaran yang dilakukan penggawa United sebelum gol itu tercipta. Insiden ini sempat menimbulkan berbagai perdebatan dan terus memantik kontroversi.

Akhirnya, demi menjernihkan terkait kontroversi gol United tersebut, Badan Wasit Profesional Liga Inggris (PGMOL) memberikan penjelasan. PGMOL menilai, gol Rashford tersebut tetap sah lantaran Lindelof dinilai tidak melakukan pelanggaran yang masuk dalam kategori pelanggaran jelas.

''Pertama, wasit yang memimpin di lapangan menilai tidak ada pelanggaran yang terjadi. VAR kemudian memutuskan tidak ada pelanggaran yang jelas. Kedua, VAR bukanlah sistem yang mempertanyakan keputusan wasit. Mungkin ada kontak, tapi VAR yakin, kontak tersebut tidak cukup untuk menganulir gol itu,'' tulis pernyataan resmi PGMOL kepada Sky Sports, Senin (21/10).

Sebelumnya, kritik tajam dilontarkan pelatih Liverpool, Juergen Klopp, terkait penggunaan VAR di laga tersebut. Menurut pelatih asal Jerman itu, sebenarnya wasit Martin Atkinson yakin Lindelof melakukan pelanggaran, tapi dia menyerahkan sepenuhnya keputusan tersebut kepada VAR.

''Dia membiarkan laga berjalan karena dia itu merupakan protokol dari VAR, namun VAR melihat itu tidak jelas.  Ini tidak masuk akal. Ini jelas, masalah VAR adalah masalah yang kami hadapi saat ini,'' ujar Klopp seperti dikutip Reuters, Senin (21/10).

Kendati akhirnya Liverpool bisa meraih satu poin usai gol Adam Lallana pada menit ke-85, tapi hasil imbang dari lawatan ke Old Trafford ini membuat Liverpool harus menghentikan laju kemenangan di 17 laga secara beruntun di pentas Liga Primer. Tidak hanya itu, the Reds pun tinggal mengantongi keunggulan enam poin dari Manchester City di puncak klasemen sementara.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA