Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Ini Beberapa Calon Pengganti Niklas Suele di Bayern Muenchen

Selasa 22 Oct 2019 04:40 WIB

Red: Israr Itah

Niklas Suele

Niklas Suele

Foto: EPA-EFE/RONALD WITTEK
Suele menderita cedera ligamen anterior lutut (ACL).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bek tengah Bayern Muenchen Niklas Suele akan absen cukup lama akibat cedera yang didapat ketika menghadapi Augsburg pada akhir pekan lalu. Suele menderita cedera ligamen anterior lutut (ACL) dan diperkirakan absen hingga akhir musim.

Baca Juga

Di bawah ini adalah sejumlah pemain Bayern yang berpeluang mengisi posisi Sule dalam beberapa bulan mendatang seperti dilansir laman resmi Liga Jerman.

Lucas Hernandez

Hernandez tampil sebagai pemain inti di posisi bek kiri saat melawan Augsburg, posisi yang ia mainkan saat turut membawa Prancis menjuarai Piala Dunia 2018. Pada laga melawan Augsburg, pemain 23 tahun itu kemudian digeser ke tengah setelah Suele meninggalkan lapangan.

Hernandez tampil sebagai bek tengah pada sebagian besar penampilan untuk mantan klubnya Atletico Madrid, dan pernah tiga kali mengisi posisi yang sama saat berseragam Bayern sampai David Alaba dibekap cedera dan memaksa Niko Kovac untuk merombak komposisi lini belakang.

Hernandez tidak tinggi atau secepat Sule, namun ia selevel dengan pemain Jerman itu untuk kategori memenangi duel udara (80 persen) dan operan sukses (93 persen). Maka dengan Alaba kembali ke samping dan Hernandez mengisi jantung pertahanan dalam formasi empat bek Bayern, menarik untuk melihat siapa yang akan bermitra dengan Hernandez.

Benjamin Pavard

Pavard merupakan kandidat kuat untuk mengisi posisi Suele. Pemain 23 tahun itu merupakan bek tengah alami selain Suele yang telah tampil pada semua pertandingan Liga Jerman musim ini, meski hanya dalam dua laga ia tampil di jantung pertahanan.

Lima dari pertandingan-pertandingan itu dimainkannya sebagai bek kanan untuk mengakomodasi Joshua Kimmich yang tampil di lini tengah, serta satu pertandingan di sisi kiri karena Alaba absen.

Pavard juga bermain sebagai bek kanan di tim berisi empat bek saat Prancis menjuarai Piala Dunia di Rusia.

Pada Piala Dunia terakhir, Prancis satu kali bermain imbang pada satu-satunya laga dimana Pavard absen. Namun, Les Bleus meraih kemenangan pada enam laga saat Pavard tampil sejak awal.

Meski empat kemenangan Bayern di liga musim ini terjadi ketika Pavard dimainkan sebagai bek kanan, banyak opini yang mengatakan bahwa keseimbangan dan perlindungan dari Kimmich merupakan penyebab kuatnya pertahanan mereka. Secara statistik, Pavard sama bagusnya dengan Hernandez dalam upaya menghentikan lawan (59 persen), duel udara, dan operan.

Jerome Boateng

Jerome Boateng merupakan pemain berpengalaman yang telah membawa Bayern meraih tujuh gelar Liga Jerman, empat Piala Jerman, dan satu gelar Liga Champions sejak didatangkan dari Manchester City. Namun, belakangan ia kalah bersaing dengan Suele.

Perihal profesionalisme, Boateng merupakan contoh yang tepat dengan tekadnya memperjuangkan posisinya di Allianz Arena dengan menghadapi Hernandez dan Suele. Pemain yang membawa Jerman menjuarai Piala Dunia 2014 itu tidak terlihat masuk dalam daftar prioritas pelatih Niko Kovac, namun sang juru taktik tidak perlu ragu untuk memasangkan pemain 31 tahun itu seandainya situasi memerlukan.

Javi Martinez

Javi Martinez merupakan salah satu punggawa lawas Bayern. Posisi favorit dia adalah gelandang bertahan di depan empat bek seperti yang dilakukannya saat Bayern merengkuh treble pada 2013.

Walau demikian, Martinez telah membuktikan bahwa ia lebih dari mampu untuk menjadi bek tengah dan sweeper saat Bayern diarsiteki Pep Guardiola beberapa tahun silam. Carlo Ancelotti juga suka memainkan Martinez sebagai bek tengah, sebelum Jupp Hynckes kembali dan mengembalikan pemain 31 tahun itu sebagai gelandang bertahan.

Pada musim lalu, Kovac memainkan Martinez sebagai gelandang bertahan pada 32 penampilan sang pemain. Sayangnya musim ini ia kesulitan menembus tim utama, dan saat dimainkan ia ditampilkan sebagai gelandang. Bahkan, meski ia merupakan sosok alternatif untuk mengisi posisi di jantung pertahanan, sulit untuk memastikan dirinya dapat menjadi pilihan di posisi tersebut.

Lukas Mai

Kovac juga memiliki opsi untuk menggunakan dua full back yakni Kimmich dan Alaba di bek tengah. Namun, jika terdapat masalah cedera, mungkin sang pelatih harus melihat kepada para pemain pelapis.

Pada posisi bek tengah, Bayern memiliki pemain 19 tahun Lukas Mai. Ia merupakan kaum millenial pertama yang bermain untuk Bayern di Liga Jerman saat melakukan debutnya pada April 2018. Setelah Mai meneken perpanjangan kontrak sampai 2022, tidak tertutup kemungkinan kehadirannya di kotak penalti Bayern akan terjadi dalam waktu dekat.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA