Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Erik ten Hag tak Menolak Bila Diminta Jadi Pelatih Muenchen

Selasa 22 Oct 2019 05:49 WIB

Red: Israr Itah

Erik Ten Hag

Erik Ten Hag

Foto: EPA-EFE/REMKO DE WAAL
Saat ini, Muenchen menempati posisi ketiga klasemen Bundesliga.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih Ajax Erik ten Hag tak menolak opsi kemungkinan kembali ke Bayern Munchen, ketika pelatih saat ini Niko Kovac mulai mendapatkan tekanan terkait posisi tim di klasemen Bundesliga musim ini. Saat ini, Muenchen menempati posisi ketiga klasemen Bundesliga, satu poin tertinggal dari pemuncak klasemen Borussia Moenchengladbach.

Baca Juga

"Saya tidak mengesampingkan apa pun. Namun, saya hampir 50 tahun dan bukan pemimpi, bila tawaran datang, atau tidak datang, saya tetap bahagia dan senang bersama Ajax, meski saya tahu bahwa saya tidak akan menjadi pelatih di sini selama 10 tahun," ujarnya kepada Kicker yang dilansir Goal pada Senin (21/10).

Ten Hag pernah menjabat sebagai pelatih Bayern II di divisi keempat Jerman antara 2013 sampai 2015. Ia bekerja di bawah pelatih asal Spanyol Pep Guardiola selama periode suksesnya menangani tim utama.

Pelatih asal Belanda berusia 49 tahun tersebut menghabiskan dua tahun di Utrecht setelah meninggalkan raksasa Bavaria itu, sebelum ditunjuk sebagai pelatih baru Ajax pada 2017. Bersama Ajax, ia telah meraih sejumlah kesuksesan.

Ajax menjuarai dua trofi domestik musim lalu, sedangkan mereka mampu menembus semifinal di Liga Champions sebelum disingkirkan oleh Tottenham. Raksasa Belanda juga mampu menjaga konsistensi mereka dari musim lalu dengan catatan bagus pada awal musim 2019/20.

Keberhasilan Ten Hag tersebut terus membuatnya dikaitkan dengan tim-tim raksasa Eropa lainnya. Nama pelatih Belanda itu muncul sebagai pengganti Kovac di Bayern Munchen setelah juara Bundesliga itu ditahan imbang 2-2 oleh Augsburg pada pekan lalu.

Ajax akan melakoni pertandingan Liga Champions terbaru mereka melawan Chelsea di Johan Cruyff Arena pada Rabu (23/10). Kedua tim telah memenangkan lima pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi. Ten Hag mewaspadai ancaman dari tim asuhan Frank Lampard.

"Chelsea tim yang sangat bagus," tambahnya. "Saya tidak ingin terlalu rendah diri dan melihat kami sebagai tim underdog, tetapi ketika sebuah tim Belanda bermain melawan tim dari Prancis, juara Piala Raja Spanyol, dan klub Liga Primer, maka kami jelas seperti itu."

"Namun, kami memiliki kepercayaan diri dan mengembangkan gaya bermain yang bisa menimbulkan masalah bagi setiap lawan. Kami tidak takut pada tim mana pun dan dapat mengalahkan Chelsea."

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA