Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Gubernur Sumut Kunjungi Mess PSMS Jelang 8 Besar Liga 2

Senin 28 Oct 2019 01:10 WIB

Red: Israr Itah

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi.

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi.

Foto: Antara/Septianda Perdana
Meski sudah lolos ke delapan besar, stamina pemain PSMS dinilai Edy belum maksimal.

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi memotivasi pemain PSMS Medan agar menjaga stamina dan tetap optimistis menjelang delapan besar Liga 2 Indonesia 2019. PSMS ditargetkan kembali ke Liga 1.

Baca Juga

"Kita tak hanya bisa menuntut PSMS Medan menang, tapi harus mendukung baik secara fisik maupun non-fisik," katanya saat menyambangi mess PSMS di Stadion Kebun Bunga Medan, Ahad (27/10).

Edy yang merupakan pembina PSMS Medan hadir memberi motivasi bersama Ketua Umum KONI Sumut John Lubis, anggota DPRD Sumut Muchrid Nasution, Sekum PSMS Julius Raja, manajer PSMS Mulyadi Simatupang, pelatih Jafri Sastra, legenda PSMS Nobon dan sejumlah mantan pemain PSMS.

PSMS Medan yang tergabung di Grup B akan memainkan pertandingan perdana babak delapan besar Liga 2 dengan menghadapi Persik Kediri yang merupakan juara Wilayah Timur di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang pada 10 November. Legimin Raharjo dan kawan-kawan akan menghadapi Martapura FC pada 14 November, serta memainkan laga pamungkas menghadapi Persita Tangerang.

Meski sudah lolos ke delapan besar, stamina pemain PSMS dinilai Edy belum maksimal. "Kalau stamina tak bagus bagaimana mau juara," kata Edy yang membawakan pemain PSMS madu dari Riau, vitamin, dan bola.

Edy berjanji akan meningkatkan perhatiannya terhadap PSMS. "Selama ini saya tak sempat memperhatikan masalah ini, maka hari ini saya sempatkan memperhatikan mereka," kata Edy.

Mengenai digelarnya Delapan Besar di Palembang, menurutnya tempat yang cukup netral. Sebab Sriwijaya FC tidak main di sini.

"Siapa yang punya skill, mental, dan stamina, dia yang bakal unggul," kata Eddy lagi.

Disinggung mengenai kepemimpinan wasit yang masih menjadi sorotan, Edy tak mau ambil pusing.

"Serahkan saja sama Tuhan, kalau dia tak takut Tuhan, silakan," ujar Edy.

Ditanya wartawan mengenai lawan yang paling berat di delapan besar, Edy mengatakan justru PSMS akan jadi lawan yang paling berat bagi tim-tim lain. Edy menjanjikan, jika nanti PSMS lolos ke Liga 1, akan memakai pemain asing berkualitas. Namun pemain-pemain yang ada dalam skuat saat akan diupayakan untuk dipertahankan

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA