Thursday, 10 Ramadhan 1442 / 22 April 2021

Thursday, 10 Ramadhan 1442 / 22 April 2021

Momen Bangkit Tottenham Hotspur

Ahad 03 Nov 2019 07:15 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Endro Yuwanto

Mauricio Pochettino

Mauricio Pochettino

Foto: EPA-EFE/KOEN VAN WEEL
Spurs telah kalah empat kali dalam 10 pertandingan di liga.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Tottenham Hotspur bisa dibilang sedang mengalami masa krisis, usai kejayaan pada musim lalu. Alih-alih meningkatkan prestasi setelah melaju hingga final Liga Champions dan finis di posisi empat Liga Primer Inggris, Spurs musim ini justru terjun bebas.

Spurs kalah empat kali dalam 10 pertandingan di liga. Hasilnya, the Lilywhite kini berada di posisi ke-11, setelah akhir pekan lalu ditumbangkan Liverpool.

Karena itulah, pelatih Spurs Mauricio Pochettino menegaskan kalau laga melawan Everton, Ahad (3/11), menjadi momen kebangkitan timnya. Meskipun hanya sekali menang dalam lima pertandingan terakhir, Pochettino tetap optimistis Harry Kane dkk bisa bangkit dan kembali ke papan atas klasemen.

''Sudah tanggung jawab kami membawa performa yang sangat baik pada Ahad lawan tim bagus seperti Everton. Berusaha menang akan menjadi obat terbaik untuk memperbaiki semuanya,'' ujar Pochettino, dikutip dari Sky Sports, Sabtu (2/11).

Pochettino mengatakan, sangat penting untuk menciptakan atmosfer yang bisa membantu tim meraih target. Menurutnya, perasaan positif membuat`skuatnya yakin bisa mengalahkan tim manapun.

Sebab, Poch mengakui kalau skuatnya saat ini sedang kekurangan kepercayaan diri. Apalagi, ia menyadari berada di papan tengah saat ini bukanlah situasi yang baik, meskipun itu kenyataan yang harus diterimanya.

Karena, lanjut Poch, jika tidak menerima kenyataan, maka perjuangan timnya untuk bangkit akan kian sulit. Walaupun pelatih asal Argentina itu mengatakan kalau untuk bangkit memang butuh waktu, harus kuat solid, dan mulai untuk meraih kemenangan. ''Kami harus positif. Ini situasi yang hanya dapat kami perbaiki dengan memenangkan pertandingan,'' tegas dia.

Spurs memang sudah mulai bisa tampil dengan kekuatan penuh. Karena gelandang Dele Alli dan Giovani Lo Celso mulai bisa bergabung dengan skuat Spurs. Walaupun, Lo Celso, yang dipinjam dari Real Betis, baru tampil sebanyak lima kali, itu pun sebagai pemain pengganti karena mengalami cedera September lalu.

Alli juga musim ini terus berjuang dengan cedera serius, sejak membela Inggris di Piala Dunia 2018. Tapi, Pochettino mengungkapkan, ada tekanan dan tuntutan besar yang dihadapi Alli meskipun usianya masih muda. ''Dia harus memperhatikan dan fokus untuk berusaha memperbaiki diri dan kembali kuat, serta bermain dengan cara yang diinginkan semua orang,'' tegasnya.

Sayangnya, Pochettino kemungkinan akan tanpa bek tangguhnya Jan Vertonghen, yang masih mengalami cedera hamstring. Sementara Erik Lamela kembali absen karena cedera, dan Danny Rose masih menjalani larangan bertanding karena terkena akumulasi lima kartu kuning. Namun Goodison Park bukan tempat angker bagi klub asal London Utara tersebut. Terakhir kali Spurs melawat stadion itu, the Lilywhites menang 6-2, untuk menandai 13 pertandingan tak terkalahkan atas Everton.

Apalagi, the Toffees juga sedang terpuruk. Skuat asuhan Marco Silva itu berada di posisi 16, setelah enam kali kalah dalam 10 pertandingan. Tapi, Everton punya momen bagus usai menang 2-0 atas Watford di Piala Liga tengah pekan lalu di tempat yang sama. Jika menang, Everton pun akan naik melampaui posisi Spurs.


BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA