Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Rasialisme Balotelli, Thuram Kritik Pelatih Hellas Verona

Kamis 07 Nov 2019 02:01 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Bayu Hermawan

Mario Balotelli saat berkonfrontasi dengan pendukung Verona.

Mario Balotelli saat berkonfrontasi dengan pendukung Verona.

Foto: EPA-EFE/FILIPPO VENEZIA
Thuram mengkritik sikap pelatih Hellas Verona di kasus rasisme Balotelli.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Mantan bintang Parma dan Juventus, Lilian Thuram terkejut dengan reaksi Hellas Verona Verona atas rasisme yang ditujukan kepada pemain Brescia, Mario Balotelli. Pelatih Verona, Ivan Juric sebelumnya membantah Balotelli mendapatkan cemooh bernada rasialis.

Menurut Thuram, Juric adalah orang yang sangat berbahaya karena sanggahan tersebut. Oleh karena itu, dia pantas mendapatkan skorsing. Balotelli mendapatkan cemooh bernada rasial saat melawan Verona di Stadion Marc Antonio Bentegodi pada pekan ke-11 Serie A, Ahad (3/11). Atas perlakuan itu, Balotelli marah dan menendang bola kea rah tribun penonton sumber suara pelecehan tersebut.

Thuram mengatakan ada banyak rekaman tentang peristiwa tersebut meskipun Juric, Presiden Hellas Verona, Maurizio Setti dan Walikota Verona bersikras menolak adanya rasisme. "Kami harus memberi tahu orang-orang bahwa ada sejarah di balik rasisme dan itu tidak benar bahwa itu berasal dari ketidaktahuan," ujar Thuram dilansir dari Football Italia, Rabu (6/11).

Thuram menilai sangat berbahaya suara monyet dijadikan sebagai bahan olok-olok dan bukan sesuatu yang normal. Oleh karena itu Thuram mengajak semua orang menujukkan sikap bahwa hal tersebut tak dapat diterima. "Inilah sebabnya saya mengatakan pelatih Verona adalah orang yang sangat berbahaya yang harus diskors untuk apa yang dia katakana," katanya.

Pernyataan Juric yang mengaku tak mendengar suara tersebut sangat berbahaya. Seharusnya ketika ada seseorang diserang orang-orang harus datang menolongnya dan tidak membiarkan orang yang dilecehkan membela sendiri.

"Ketika semua pemain keluar lapangan bersama-sama, saat itulah segalanya akan berubah dengan cepat. Rasisme adalah kekerasan," ujar Thuram menambahkan.

Atas insiden tersenbut, Verona dihukum satu pertandingan harus menutup sebagian tribun stadion Marc Antonio Bentegodi. Selain itu, pemimpin ultras, Luca Castellini melarang menonton pertandingan hingga Juni 2030.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA