Tuesday, 3 Rabiul Awwal 1442 / 20 October 2020

Tuesday, 3 Rabiul Awwal 1442 / 20 October 2020

Nadal Bidik Peluang Raih Kemenangan Perdana di ATP Finals

Sabtu 09 Nov 2019 19:30 WIB

Red: Endro Yuwanto

Rafael Nadal

Rafael Nadal

Foto: EPA-EFE/Lukas Coch
Rafael Nadal belum pernah satu kali pun menyabet trofi juara ATP Finals.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Petenis Spanyol Rafael Nadal masih berusaha mengejar impian untuk mencetak gelar juara perdananya di turnamen akhir tahun ATP Finals di London, Inggris. Dalam kariernya, ia sudah menjuarai tingkat tur sebanyak 84 kali.

Angka itu melampaui perolehan rekan seusianya Andre Agassi, maupun petenis muda seperti Daniil Medvedev (23), Stefanos Tsitsipas (21), dan Alexander Zverev (22). Namun, tetap saja Nadal seperti merasa ada yang hilang dari kariernya.

Ini mengingat Nadal belum pernah satu kali pun menyabet trofi ATP Finals. Meskipun, ia sudah delapan kali bertanding di turnamen ini, dan dua di antaranya berakhir sebagai runner-up, yaitu tahun 2010 dan 2013.

"Bermain di sini selalu merupakan hal yang sangat istimewa. Saya senang bisa kembali ke London dalam salah satu acara hebat tahun ini. Saya akan mencoba yang terbaik untuk terus menghasilkan peluang kemenangan," ujar Nadal dilansir Atptour.com, Sabtu (9/11).

Petenis berusia 33 tahun ini memiliki kesempatan untuk memenangkan ATP Finals untuk pertama kalinya. Pertandingan akan dimulai hari Ahad (10/11) di arena The O2 London. Di hari pertama, Nadal akan bertanding Senin (11/11) malam waktu setempat melawan unggulan ketujuh dan juara bertahan Alexander Zverev (2018) dari Jerman.

Selain itu, Nadal juga harus bersiap untuk memperebutkan gelar peringkat pertama ATP. Dengan 9.585 poin, saat ini ia unggul 640 poin di ATP Rankings dari petenis Serbia Novak Djokovic (8.945 poin). Juara yang tak terkalahkan pada turnamen besok akan membawa pulang 1.500 poin ATP.

Meski Nadal begitu bersemangat, di satu sisi ia juga khawatir dengan kesehatannya. Ia sempat mundur dari semifinal Paris Masters saat melawan Denis Shapovalov asal Kanada karena cedera perut yang diderita saat pemanasan.

"Saya berusia 33 tahun, ya tua atau muda. Tua untuk bermain tenis, tapi masih muda secara umur. Saya senang dengan capaian hingga hari ini. Bagi saya, ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan dalam karier bertenis," jelas Nadal.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA