Tuesday, 7 Sya'ban 1441 / 31 March 2020

Tuesday, 7 Sya'ban 1441 / 31 March 2020

Persib Pincang Saat Jamu Arema FC

Sabtu 09 Nov 2019 19:45 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Endro Yuwanto

Pemain Persib Bandung, Supardi (kiri) dan pelatih Persib, Robert Rene Alberts di Graha Persib, Jalan Sulanjana Kota Bandung, Selasa (5/11).

Pemain Persib Bandung, Supardi (kiri) dan pelatih Persib, Robert Rene Alberts di Graha Persib, Jalan Sulanjana Kota Bandung, Selasa (5/11).

Foto: Republika/Hartifiany Praisra
Setidaknya ada lima pemain Persib yang akan absen.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persib Bandung akan menghadapi Arema FC dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (12/11). Laga yang bertepatan dengan FIFA match day ini membuat Persib kehilangan beberapa pemainnya.

Pelatih Persib, Robert Rene Alberts memastikan setidaknya ada lima pemain yang absen. Di antaranya adalah tiga pemain timnas, Ardi Idrus dan Febri Hariyadi di timnas Indonesia dan Ezechiel NDuoassel yang membela timnas Chad.

"Kenyataan ada panggilan Febri dan Ardi ke timnas menjadi ketakutan saya. Karena kami sudah kehilangan Ezechiel yang harus ke Afrika," kata Robert di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (9/11).

Selain absennya tiga pemain, Persib juga harus kehilangan Esteban Vizcarra yang terpaksa absen karena akumulasi kartu. Selain itu, Robert juga tidak mau menurunkan Kevin van Kippersluis yang mengalami cedera di pangkal pahanya. "Melawan Arema di kandang adalah tugas yang besar karena mereka adalah tim yang bagus. Maka dari itu kami siap kan konsep tanpa striker dan tetap dapatkan tiga poin," katanya.

Arema sendiri baru saja mengalahkan Madura United di Stadion Kahuripan, Malang, pada Jumat (8/11). Arema menang 2-0 dari sang runner-up klasemen sementara Liga 1 ini.

Robert menyebut persaingan di akhir kompetisi tidak bisa dianggap remeh. Karena tim mana pun bisa mengalahkan siapa saja. Apalagi, padatnya jadwal hingga mengambil waktu di FIFA match day. "Sudah ada gejala pemain yang mengalami kelelahan karena padatnya jadwal. Ini untuk semua tim (bukan cuma Persib), ini adalah alasan agar tahun depan harus lebih baik lagi," katanya.

Persaingan ketat pun harus dialami tidak hanya papan bawah klasemen, tapi juga papan tengah dan papan atas. Hal ini membuat setiap poin di pertandingan menjadi sangat penting. Namun kondisi pemain pun tak luput dari sorotan pelatih asal Belanda ini.

"Kadang di satu pertandingan tim bisa bermain dengan baik dan di pertandingan lain tidak bermain dengan baik. Ini adalah situasi yang dialami oleh semua tim. Di saat yang sama mereka juga harus konsisten dengan kualitasnya," kata Robert.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA