Wednesday, 14 Rabiul Akhir 1441 / 11 December 2019

Wednesday, 14 Rabiul Akhir 1441 / 11 December 2019

Mourinho Kritik Inkonsistensi VAR di Laga Liga Inggris

Senin 11 Nov 2019 18:01 WIB

Red: Bayu Hermawan

Jose Mourinho

Jose Mourinho

Foto: AP/Alberto Saiz
Mourinho kecewa dengan penggunaan VAR dalam pertandingan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jose Mourinho mengkritik inkonsistensi penggunaan video assistance referee (VAR) dalam pertandingan-pertandingan Liga Primer Inggris. Salah satunya, terkait sejumlah 'drama' yang terjadi dalam pertandingan Liverpool melawan Manchester City di Stadion Anfield, Ahad (10/11) kemarin.

Seperti diketahui, pertandingan antara the Reds melawan Citizens diwarnai sejumlah insiden kontroversial yang memicu perdebatan. Salah satunya, saat Pep Guardiola berteriak-teriak di pinggir lapangan karena wasit tidak memberikan hadiah penalti untuk skuatnya, padahal menurutnya pemain Liverpool melakukan hands ball di kotak terlarang.

Usai pertandingan, Mourinho lantas mempertanyakan keputusan yang diambil dengan berpatokan kepada VAR. Ia lantas kecewa dengan penggunaan dan pemanfaatan VAR dalam pertandingan. "Saya sudah berulangkali bicara mengenai soal itu. Pertanyaan utamanya, soal konsistensi," katanya pada Sky Sports.

"Hal itu benar-benar membuat saya sedih dalam pertandingan ini, pada saat ini. Akhir pekan itu, diputuskan bukan penalti dan minggu depan, bisa saja diputuskan jadi penalti. Bagi saya, itulah poin krusialnya," ujarnya.

"Pertandingan berlangsung menarik. Banyak hal yang patut dibicarakan dan didiskusikan tentang pertandingan itu, tetapi saya pikir sudah cukuplah," katanya lagi.

Berbicara sebelum pertandingan, mantan bos Chelsea memprediksi bahwa Liverpool kemungkinan dapat mengalahkan Manchester City. Rekor Mourinho sendiri saat melawan The Reds dalam beberapa tahun terakhir tidak begitu mengesankan, bahkan ia memuji racikan taktik yang dibuat Juergen Klopp sebagai pelatih Liverpool.

"Mari kita lupakan saat saya kali terakhir bermain di sini. Saat itu, saya berada di sini, dan saya kalah 1-3 dan saya dipecat. Selain itu, setiap kali saya menghadapi Liverpool, saya justru tidak memiliki tim yang sebagus Liverpool. Saya senantiasa khawatir dengan empat pemain bertahan saya," kata Mourinho.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA