Sunday, 21 Rabiul Akhir 1442 / 06 December 2020

Sunday, 21 Rabiul Akhir 1442 / 06 December 2020

Praveen/Melati Melenggang ke Putaran Dua Hong Kong Open

Rabu 13 Nov 2019 10:34 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Endro Yuwanto

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti

Foto: dok. PBSi
Ganda Jepang, Yuki Kaneko/Misaki Matsutomo, akan menjadi lawan Praveen/Melati.

REPUBLIKA.CO.ID, HONG KONG -- Ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, menyusul langkah Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja ke putaran kedua turnamen Hong Kong Open 2019 di Hong Kong Coliseum, Rabu (13/11). Tiket babak kedua diamankan Praveen/Melati setelah mengalahkan Yang Po-Hsuan/Hu Ling Fang asal Taiwan, lewat laga sulit yang berakhir rubber game dengan skor 15-21, 21-18, dan 21-13.

Di gim pertama, Praveen/Melati tak bisa mengeluarkan permainan terbaik, beberapa kesalahan membuat poin lawan terus bertambah. Namun di gim kedua, Praveen/Melati balik mengontrol jalannya pertandingan. Ganda campuran Indonesia ini pun mengamankan gim kedua dan gim penentuan.

"Pasangan Taiwan ini cukup bagus, pemain putranya punya power yang kuat. Tadi di awal gim, kami tidak bisa langsung in ke permainan dan banyak melakukan kesalahan sendiri. Kami merasa belum bisa adaptasi dengan situasi lapangan," kata Praveen dalam keterangan yang diterima Republika.co.id.

Melati menambahkan, di gim pertama ia mengakui permainannya bersama Praveen belum enak. Lapangan cukup berangin, sedangkan di turnamen-turnamen sebelumnya tidak ada angin. "Jadi kami harus sesuaikan lagi pukulan-pukulan kami. Lawan juga bagus servisnya, mereka banyak dapat poin dari servis," ujar dia.

Di putaran selanjutnya, pasangan Jepang, Yuki Kaneko/Misaki Matsutomo, akan menjadi lawan Praveen/Melati. Praveen menyampaikan, ia dan Melati pernah mengalami kekalahan saat menghadapi Kaneko/Matsutomo.

"Walaupun mereka aslinya bukan pemain ganda campuran, tapi mereka suka bikin kejutan, kami pernah kalah dari mereka, jadi kami harus lebih siap lagi melawan mereka. Persiapannya lebih ke individu masing-masing," jelas Praveen.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA