Rabu, 14 Rabiul Akhir 1441 / 11 Desember 2019

Rabu, 14 Rabiul Akhir 1441 / 11 Desember 2019

Indonesia Minta Dukungan Cina Jadi Tuan Rumah Olimpiade

Kamis 14 Nov 2019 20:49 WIB

Red: Israr Itah

Presiden National Olympic Committee (NOC) Indonesia Raja Sapta Oktohari.

Presiden National Olympic Committee (NOC) Indonesia Raja Sapta Oktohari.

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Cina sangat mendukung Indonesia untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2032.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indonesia terus bersiap dan berjuang untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2032. Salah satu caranya dengan mencari dukungan ke Cina yang merupakan tuan rumah kejuaraan olahraga terbesar di dunia edisi 2008.

Penggalangan dukungan itu dilakukan langsung oleh Presiden National Olympic Committee (NOC) Indonesia Raja Sapta Oktohari yang difasilitasi Duta Besar Indonesia untuk Cina HE Djauhari Oratmangun serta didampingi anggota Komite Eksekutif NOC Indonesia, Teuku Arlan Perkasa Lukman di Beijing, China, Kamis (14/11). Rombongan NOC Indonesia juga berkesempatan untuk menggelar audiensi bersama Menteri Administrasi Umum dan Olahraga Cina yang juga menjabat sebagai Presiden NOC China Gou Zhongwen. Rombongan sekaligus mengunjungi gedung pelatihan atlet yang terletak di belakang kantor NOC Cina.

“Gon Zhongwen mengatakan Cina sangat mendukung Indonesia untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2032. Cina berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh buat Indonesia dan akan membantu yang dibutuhkan Indonesia melalui jaringan-jaringan yang dimilikinya,” kata Raja Sapta Oktohari dalam keterangan resminya.

Dukungan penuh tersebut salah satunya juga dilatarbelakangi kekaguman Cina atas kesuksesan Indonesia saat menjadi tuan rumah Asian Games dan Asian Para Games 2018. Menurut Okto, Cina sangat puas dengan pelayanan, budaya, dan keramahtamahan yang dipertontonkan Indonesia selama menjadi tuan rumah ajang multievent olahraga terbesar tersebut.

Zhongwen juga disebut Okto bersedia untuk menjalin kerja sama lanjutan lewat program pelatihan dan pertukaran atlet untuk semua cabang olahraga. Terlebih, saat ini Cina sudah menerapkan sport science yang sangat mendukung peningkatan prestasi atletnya di kancah dunia.

“Wajar jika prestasi olahraga Cina saat ini sangat bagus karena mereka sangat fokus. Dari yang saya lihat, sport science mereka luar biasa. Mereka memaksimalkan itu untuk mengukur dan meningkatkan kualitas atletnya dalam mencetak prestasi dunia,” kata Okto menambahkan.

Pemerintah China, kata dia, mengkhususkan penggunaan fasilitas olahraga untuk para atlet elite dengan menanggung 2/3 pembiayaannya. Sedangkan 1/3 pembiayaan lainnya diambil dari penyewaan fasilitas tersebut kepada masyarakat umum jika sedang tidak dipakai atlet elite berlatih.

Anggota Komite Eksekutif NOC Indonesia Arlan Perkasa menambahkan, ke depannya NOC Indonesia membuat sebuah kerja sama yang menyebut detail komitmen bantuan yang diberikan NOC China. Bukan hanya untuk kepentingan dukungan menuju Olimpiade 2032, melainkan juga untuk program pengembangan olahraga di Indonesia.

“Karena Cina ini merasa punya utang budi kepada Indonesia atas keberhasilan mereka di bulu tangkis. Apalagi, di Cina juga olahraga sekarang menjadi salah satu alat propaganda untuk masyarakat mudanya. Banyak hal yang bisa kita ambil dan pelajari dari Cina untuk memajukan olahraga kita,” jelas Arlan.

Sementara itu, Kepala Bidang Penerangan dan Sosial Budaya Kedutaan Besar Indonesia untuk Cina, Arianto Surojo menyebut Indonesia juga bakal mendukung kesuksesan Negara Tirai Bambu dalam penyelenggaraan Asian Games 2022 di Hangchou. Termasuk saat Cina menjadi tuan rumah Olimpiade musim dingin 2022.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA