Senin, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 Desember 2019

Senin, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 Desember 2019

Honda Punya Tiga Pilihan Pengganti Lorenzo

Ahad 17 Nov 2019 22:20 WIB

Red: Endro Yuwanto

Jorge Lorenzo

Jorge Lorenzo

Foto: EPA-EFE
Crutchlow memiliki peluang terbuka seperti halnya Zarco dan Alex Marquez.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jorge Lorenzo buka suara setelah menyatakan pensiun soal kandidat penggantinya di tim Repsol Honda enjelang Grand Prix (GP) Valencia. Pembalap asal Spanyol itu menjalani seri terakhirnya di Valencia, Ahad (17/11), sebelum mengakhiri 17 tahun kareirnya dalam dunia balap.

Lorenzo mengungkapkan manajer tim Repsol Honda Alberto Puig memiliki tiga pilihan untuk mengisi kekosongan bangku pembalap musim depan. "Tugas yang berat bagi Alberto karena dia punya tiga pilihan yang memiliki kecepatan yang sepadan," kata Lorenzo dalam laman MotoGP, Sabtu (16/11).

Ketiganya adalah dua pembalap tim LCR Honda Cal Crutchlow dan Johann Zarco serta adik Marc Marquez, Alex Marquez, yang baru saja menjadi juara dunia Moto2.

Crutchlow memiliki peluang terbuka seperti halnya Zarco, yang belum mendapatkan kontrak membalap musim 2020. Sedangkan Alex Marquez pada Agustus telah menandatangani kontrak baru dengan tim Marc VDS untuk musim 2020.

"Tentu Cal memiliki pengalaman lebih tapi Zarco tak terlalu buruk menjalani tugasnya di sejumlah balapan ini. Kemudian Alex adalah juara dunia dua kali, Moto3 dan Moto2. Dia sangat muda dan saudara dari Marc, juga dari Spanyol, akan menarik bagi Repsol," kata Lorenzo.

Puig memuji dan menghormati keberanian Lorenzo mengambil keputusan untuk pensiun, meski menyesal mereka tak bisa merasakan kesuksesan bersama Repsol Honda. Puig adalah salah seorang yang berperan memasangkan juara dunia MotoGP tiga kali itu dengan Marquez untuk membentuk suatu tim impian.

Namun setelah tampil buruk pada musim 2019 karena dirundung cedera dan penampilan di bawah performa, Lorenzo memutuskan mundur setelah menuntaskan seri terakhir di Valencia.

"Itu adalah keputusan yang berani, tapi saya menyesal dan sedih tidak bisa membantunya lebih karena biasanya pembalap yang telah saya coba dukung selalu bisa mengeluarkan potensi mereka," kata Puig.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA