Monday, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 December 2019

Monday, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 December 2019

SEA Games Jadi Batu Loncatan Eko Yuli untuk Olimpiade 2020

Senin 18 Nov 2019 16:40 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Endro Yuwanto

Atlet Angkat Besi, Eko Yuli Irawan saat ditemui di Senayan, Jakarta, Senin (18/11).

Atlet Angkat Besi, Eko Yuli Irawan saat ditemui di Senayan, Jakarta, Senin (18/11).

Foto: Republika/Muhammad Ikhwanuddin
Secara rekor angkat besi nomor 61 kg, Eko mengklaim sudah bisa lolos ke olimpiade.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Atlet angkat besi Indonesia, Eko Yuli Irawan, menjadikan SEA Games 2019 di Filipina, Desember mendatang, sebagai batu loncatan untuk meloloskan dirinya ke Olimpiade 2020 Tokyo. Untuk memuluskan langkah menuju olimpiade, ia pun mengincar medali emas di SEA Games.

Menurut Eko, hasil maksimal di ajang olahraga Asia Tenggara itu dapat menambah poin individu. "Intinya ke medali emas dulu, sisanya untuk cari total angka. Karena itu untuk kualifikasi olimpiade. Perhitungannya kan dikalikan dengan rekor angkat (besi) yang harus mendekati rekor dunia," kata Eko saat ditemui di Kompleks Gelora Bung Karno Jakarta, Senin (18/11).

Meski berstatus atlet senior, Eko memilih tetap ikut serta di SEA Games karena ingin mempertahankan posisinya agar tak disalip atlet lain dalam kualifikasi olimpiade.

Padahal secara rekor angkat besi di nomor 61 kg, Eko mengklaim sudah dapat lolos ke olimpiade. Namun, ia masih merasa catatan angkat besinya masih kurang karena menurun dari total angkat beban 317 kg.

"Total angkatan memang untuk olimpiade masih kurang, tapi untuk sekadar lolos sih sudah cukup. Minimal di setiap event harus dipertahankan, kan ada enam kejuaraan, nah di keenamnya itu harus sama semua," kata Eko.

Jelang beberapa hari pelaksanaan SEA Games, Eko pun masih melakukan persiapan mutakhir untuk memantapkan bekal kompetisinya. Ia mengaku, masih terkendala teknik angkat yang terdapat kesalahan. "Soal teknis harus lebih yakin saja dari kesalahan gerakan. Takutnya kalo masih ada masalah bisa jatuh ke depan, jadi lebih ketenangan aja sih," jelasnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA