Minggu, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 Desember 2019

Minggu, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 Desember 2019

Pembangunan Venue PON Belum Mencapai 50 Persen

Selasa 19 Nov 2019 18:58 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Israr Itah

Menpora RI, Zainudin Amali berdiskusi dengan Ketua Umum KONI, Marciano Norman di Kantor Kemenpora RI, Jakarta, Selasa (19/11).

Menpora RI, Zainudin Amali berdiskusi dengan Ketua Umum KONI, Marciano Norman di Kantor Kemenpora RI, Jakarta, Selasa (19/11).

Foto: Republika/Muhammad Ikhwanuddin
Sebagian proses pembangunan infrastruktur untuk PON akan selesai pada Desember.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marciano Norman menyatakan pembangunan arena untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua tahun 2020 belum menyentuh angka 50 persen. Ia mengatakan, sebagian proses pembangunan infrastruktur untuk PON akan selesai pada Desember tahun ini. Sisanya diperkirakan selesai pada Juli 2020. 

Baca Juga

"Target venue yang masih di bawah 50 persen akan selesai pada Juli tahun depan. Kami bersama Kemenpora, Kementerian PUPR, dan pemerintah daerah akan selalu melakukan kunjungan agar selesai pada waktunya," kata Marciano di kantor Kemenpora RI, Jakarta, Selasa (19/11). 

Marciano memastikan, koordinasi soal PON dengan cabang olahraga dan Kemenpora akan terus dilakukan. Ia yakin, pelaksanaan PON Papua dapat berjalan dengan baik.

"Peralatan sudah berjalan prosesnya, jika nanti ada didukung oleh pemerintah (pusat) akan diberikan ke pemerintah daerah Papua," ujar dia. 

Sementara, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Zainudin berharap, komunikasi KONI dengan Kemenpora dapat terjaga agar keduanya sinergis. Menurutnya, koordinasi adalah salah satu kunci utama sebuah lembaga dapat menjalankan fungsinya dengan baik. 

"Ke depan kami optimistis pengelolaan olahraga kita akan lebih baik, karena masalah paling esensial adalah komunikasi," kata Zainudin.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA