Saturday, 17 Rabiul Akhir 1441 / 14 December 2019

Saturday, 17 Rabiul Akhir 1441 / 14 December 2019

Pulih dari Cedera Panjang, Caldara Siap Perkuat Milan

Selasa 19 Nov 2019 19:27 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Israr Itah

Mattia Caldara

Mattia Caldara

Foto: EPA-EFE/Sebastien Nogier
Awalnya Caldara diprediksi dapat membangun duet kokoh bersama Alessio Romagnoli.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Kabar baik datang untuk klub asal kota mode Italia, AC Milan. Bek tengah yang telah lama menepi Mattia Caldara dilaporkan siap untuk merumput bersama i Rossoneri. Hal itu diungkapkan langsung oleh sang agen Beppe Riso.

Baca Juga

"Caldara telah siap, dan ia baik-baik saja," jelas Beppe Riso kepada Calciomercato, disadur Football Italia, Selasa (19/11).

Sejak didatangkan dari klub rival Juventus pada musim panas 2018, pesepak bola 25 tahun itu sama sekali belum pernah membela panji Setan Merah di kompetisi Serie A Italia. Padahal, awalnya Caldara diprediksi dapat membangun duet kokoh bersama Alessio Romagnoli di jantung pertahanan tim.

Namun sayang, cedera panjang yang dialaminya secara beruntun yakni masalah achilles dan kemudian ACL membuat eks pemain Atalanta harus absen lama.

Kini, dengan kondisi yang berangsur membaik Beppe Riso kerasaan bahwa pemilik nomor punggung 31 di Milan dapat fokus untuk mengerjakan rencana pelatih Stefano Pioli, dan tentunya kembali menemukan performa terbaik.

"Dalam beberapa hari terakhir ia selalu memberitahuku bahwa kondisinya terus berangsur membaik," sambung Riso.

Untuk diketahui, partai terakhir Serie A yang dimainkan Caldara terjadi pada Mei 2018 versus Cagliari. Saat itu, ia masih berseragam Atalanta. Caldara, awalnya pindah ke Juventus pada Januari 2017, tetap kembali dipinjamkan ke klub asal Bergamo selama 18 bulan berikutnya.

Lebih lanjut, pada jendela transfer musim panas 2018 bek yang mengidolakan Alessandro Nesta akhirnya merapat ke San Siro sebagai bagian dari kesepakatan pertukaran dengan Leonardo Bonucci.

Kehadiran Caldara mendatangkan angin segar bagi para Milanisti. Sebab, dalam beberapa pekan terakhir Milan gagal mengamankan clean sheet. Bahkan, mereka telah kemasukan 16 gol dari 12 pertandingan Liga Italia.

Berkat rentetan hasil negatif tersebut Milan untuk sementara berada di peringkat ke-14 dengan hanya mengemas perolehan angka 13 terpaut empat poin dari zona degradasi.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA