Monday, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 December 2019

Monday, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 December 2019

Gagal ke Liga Champions, Pendapatan MU Turun, Utang Naik

Rabu 20 Nov 2019 01:01 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Endro Yuwanto

Logo Manchester United

Logo Manchester United

Foto: ROL/Fafa
Woodward dan jajarannya terus berkreasi dari sisi bisnis untuk MU.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Laporan keuangan Manchester United (MU) pada kuartal satu musim ini telah diumumkan. Klub tersebut mengalami penurunan pendapatan hak siar lantaran tidak berpartisipasi di Liga Champions.

Teranyar, pendapatan United dari hak siar sekitar 32,9 juta poundsterling. Jumlah demikian turun 9,9 juta pounds dibandingkan dengan periode yang sama musim lalu. Beruntung masih ada kenaikan di sisi lain.

Pendapatan MU dari sponsor menjadi 53,6 juta pounds. Itu berarti ada kenaikan sekitar 8,1 persen. "Berkat kesepakatan baru dengan Lego dan Konami, juga aktivitas selama pramusim," demikian laporan yang dikutip dari Sport Business, Selasa (19/11).

Jika ditotalkan, pendapatan Iblis Merah pada kuartal pertama musim ini antara 560 hingga 580 juta pounds. Ada penurunan signifikan dibandingkan dengan periode yang sama musim lalu. Sebelumnya total pendapatan MU sekitar 627,1 juta pounds.

"Pertama kalinya pendapatan tahunan MU turun dalam lima tahun terakhir karena kehilangan pemasukan dari Liga Champions," tambah laporan dari Sport Business.

Wakil Ketua Eksekutif United, Ed Woodward tetap tenang menanggapi situasi tersebut. Ia optimistis pendapatan dari Liga Primer Inggris akan terus bertambah. Menurutnya penonton kompetisi tersebut meningkat tajam musim ini.

Woodward juga menyambut baik adanya reformasi konfederasi untuk membatasi pinjaman dan pembayaran agen. Ini menjadi dasar pertumbuhan pendapatan klub di masa depan. Woodward menegaskan, tujuan utama dalam mengelola United, belum keluar dari nilai sepak bola.

"Tujuan utama kami adalah memenangkan trofi, bermain bola yang mengasyikkan. Ada perpaduan lulusan akademi dengan pembelian pemain kelas dunia. Kami tahu ini tidak akan tercapai dalam semalam. Namun, kami telah melakukan investasi di seluruh klub yang kami yakini telah menempatkan kami di jalan yang benar," ujar tokoh berusia 48 tahun itu dikutip dari Fox Sports, Selasa (19/11).

Woodward dan jajarannya terus berkreasi dari sisi bisnis. MU akan menjalin kontrak dengan sponsor baru. Sponsor saat ini, Chevrolet, disebut-sebut tidak lagi memperpanjang kerja sama dengan MU pada masa mendatang.

Beralih ke sisi utang. Laporan terbaru menyebutkan utang MU mencapai 384,5 juta pounds. Ada peningkatan hingga 137,3 juta pounds dibandingkan dengan periode yang sama musim lalu.

Liverpool juga membuat laporan keuangan pada Q1 musim ini. Hasilnya, utang bersih the Reds sekitar 155 juta pounds. Jauh lebih sedikit dibandingkan dengan United.

Liverpool lolos ke final Liga Champions dua musim beruntun. Salah satunya menjadi juara. Itu mempengaruhi kondisi keuangan Merseyde Merah ke arah lebih positif.

Dari sisi komersil, pendapatan Liverpool naik 4,5 juta euro, dibandingkan dengan periode yang sama musim lalu. Kubu the Reds juga tengah berupaya mencapai kerja sama dengan Nike.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA