Monday, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 December 2019

Monday, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 December 2019

Crouch Minta Penggawa Spurs Introspeksi

Rabu 20 Nov 2019 16:37 WIB

Red: Endro Yuwanto

Peter Crouch

Peter Crouch

Foto: AP Photo/Scott Heppell
Para pemain perlu disalahkan juga atas penampilan buruk Tottenham musim ini.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Mantan pemain Tottenham Hotspur Peter Crouch mengecam keputusan pemecatan Maurico Pochettino sebagai pelatih klub itu. Crouch menilai manajemen Spurs hendaknya menengok hasil positif yang dicapai Pochettino saat mampu meloloskan timnya ke final Liga Champions pada musim lalu.

Mantan striker Tottenham itu mengatakan, para pemain seharusnya dan sewajarnya melakukan introspeksi diri dengan pemecatan Pochettino tersebut. Crouch bahkan meminta kepada seluruh pemain Tottenham Hotspur agar "berkaca diri" atas peristiwa pemecetan Pochettino sebagai pelatih.

Manajemen Spurs mengumumkan pemecatan Pochettino sebagai pelatih pada Selasa (19/11) petang waktu setempat. Pelatih berpaspor Argentina itu telah membesut klub itu selama lebih dari lima tahun.

Tottenham kini teronggok di posisi ke-14 dalam klasemen Liga Primer Inggris, dari tiga kemenangan dalam 12 pertandingan selama musim ini di liga domestik.

Crouch memandang bahwa para pemain perlu disalahkan juga atas penampilan buruk Tottenham Hotspur musim ini.

"Saya tahu tim menuai sederet hasil buruk, meskipun tim mampu lolos ke babak final Liga Champions. Untuk itu, tidak dapat dipahami sepenuhnya bila Pochettino dipecat," ujar Crouch dilansir Skysports.

Bukan rahasia umum lagi, performa buruk melanda sejumlah pemain kunci Tottenham di ajang Liga Primer Inggris musim ini. "Saya sungguh berharap para pemain Tottenham Hotspur yang berada dan berkutat di ruang ganti melakukan introspeksi diri. Meraka hendaknya segera berkaca pada pagi ini juga," kata dia menjelaskan.


Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA