Monday, 2 Jumadil Akhir 1441 / 27 January 2020

Monday, 2 Jumadil Akhir 1441 / 27 January 2020

Sidak Uji Kir, Wali Kota Bandung Klaim tidak Ada Pungli

Kamis 21 Nov 2019 21:58 WIB

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Israr Itah

Wali Kota Bandung Oded M Danial

Wali Kota Bandung Oded M Danial

Foto: Republika/Edi Yusuf
Wali Kota Bandung menilai pelaksanaan uji kir di tiap tahap sudah berjalan baik.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Wali Kota Bandung, Oded M Danial melakukan inspeksi mendadak (sidak) pelaksanaan uji kir atau kendaraan bermotor di UPT Pengujian Kendaraan Bermotor di Kompleks Kantor Dinas Perhubungan Kota Bandung, Kamis (21/11). Usai meninjau beberapa lokasi pengujian, Wali Kota mengklaim uji kir sudah bebas pungutan liar (pungli).

Wali Kota Bandung menilai pelaksanaan uji kir di tiap tahap sudah berjalan baik. Termasuk untuk urusan pembayaran yang langsung ditransfer ke Bank BJB tanpa bersentuhan dengan petugas dilapangan.

"Saya sempat bertanya ke salah seorang pemohon, tidak ada praktik pungutan liar pelaksanaan uji Kir," ujarnya seusai meninjau ke tempat-tempat pengujian Kir dan sempat berbincang dengan petugas dan pengemudi, Kamis (21/11).

Ia mengungkapkan, di Balai Pengujian Kendaraan Bermotor Kota Bandung bisa menguji 200-250 pemohon uji kir tiap hari. Ia menegaskan berkomitmen untuk memberikan pelayanan publik yang maksimal. 

Oded pun meminta agar Kepala Dinas Perhubungan mempertahankan serta meningkatkan kualitas pelayanan ujir kir. Termasuk merencanakan pembangunan tempat pengujian kendaraan bermotor di terminal Dago.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung EM Ricky Gustiadi mengaku pembangunan uji kir di terminal Dago akan berbentuk galeri dengan konsep layanan drive through. Ia menargetkan uji kir di terminal Dago bisa beroperasi di 2021.

Dirinya mengatakan uji kir di Terminal Dago khusus bagi kendaraan berukuran kecil namun sistem pengujian tetap sama dengan yang ada di Gedebage. Hanya, kelebihannya memuat teknologi robotik dan pelayanan lebih cepat. 

Menurutnya, pihaknya sempat mengalokasikan dana Rp 700 juta untuk pembangunan uji kir di terminal Dago pada 2019. Namun tidak terlaksana sebab terdapat kendala seperti kesiapan konsultan perencanaan. 

"Kami mengalokasikan anggaran uji Kir di Terminal Dago pada APBD mendatang," katanya. Menurutnya, bangunan dasar uji kir di Terminal Dago sudah siap namun beberapa perlu dilengkapi seperti peralatan pengujian, saluran air bersih, dan detail arsitektur.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA