Minggu, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 Desember 2019

Minggu, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 Desember 2019

Gomes Yakin Kalteng Putra Bertahan di Liga 1 Indonesia

Kamis 21 Nov 2019 23:25 WIB

Red: Bayu Hermawan

Pelatih Kalteng Putra, Gomes de Olivera (kiri)

Pelatih Kalteng Putra, Gomes de Olivera (kiri)

Foto: Republika/Afrizal Rosikhul Ilmi
Pelatih Kalteng Putra yakin timnya bisa bertahan di Liga 1 Indonesia musim depan.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Gomes de Oliveira mengatakan, Kalteng Putra masih punya peluang untuk bertahan di Liga 1 Indonesia. Kalteng Putra baru saja menelan kekalahan dari Semen Padang dengan skor 0-1 dalam pertandingan yang digelar di Stadion Haji Agus Salim, Kota Padang, Sumbar, Kamis (21/11) malam.

"Kita masih punya peluang dan anak-anak terus berjuang memberikan kemenangan bagi tim walau hari ini kita pulang tanpa poin," katanya saat jumpa pers selepas laga di Padang.

Pelatih Kalteng Putra itu mengatakan, timnya masih menyisakan enam laga, empat laga di kandang serta dua laga tandang. Gomes mengatakan ketika bermain di kandang timnya selalu mendapatkan hasil positif dan ini membuat timnya punya kesempatan meraih poin.

Selain itu mereka juga biasa bermain baik ketika main tandang. Gomes melanjutkan, timnya bersemangat untuk mengumpulkan poin di sisa laga hingga akhir kompetisi nanti.

"Sama dengan Semen Padang kita terus berjuang memberikan yang terbaik agar lolos dari zona degradasi," ujarnya.

Sementara itu, pemain Kalteng Putra Pieter Kornelis mengatakan timnya mengalami kekalahan malam ini, namun mereka terus berusaha memberikan yang terbaik. "Kita akan berikan kemampuan terbaik dan bawa tim ini keluar dari zona degradasi," ucapnya,

Hasil laga menghadapi Semen Padang membuat Kalteng menjadi juru kunci di klasemen sementara dengan 26 poin dari 28 laga. Mereka memiliki jarak satu poin dengan Perseru dan Semen Padang yang berada di atas mereka.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA