Senin, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 Desember 2019

Senin, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 Desember 2019

Piala Presiden: Amartha Hangtuah Terdepan ke Semifinal

Jumat 22 Nov 2019 00:13 WIB

Red: Israr Itah

Point guard Prawira Bandung Arif Hidayat membawa bola. Prawira kalah dalam perhitungan poin dengan Amartha Hangtuah dalam persaingan runner-up terbaik Piala Presiden 2018.

Point guard Prawira Bandung Arif Hidayat membawa bola. Prawira kalah dalam perhitungan poin dengan Amartha Hangtuah dalam persaingan runner-up terbaik Piala Presiden 2018.

Foto: Hariyanto
Perhitungan selisih poin membuat Amartha Hangtuah paling apes jadi runner-up terbaik.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Rangkaian Turnamen Piala Presiden Bolabasket 2019 hari kedua rampung menggelar tiga pertandingan lanjutan pada Kamis (22/11) di GOR Sritex Arena, Solo. Amartha Hangtuah kini berada di posisi terdepan dalam perebutan tiket menuju semifinal.

Baca Juga

Hangtuah menjadi satu dari dua tim yang sukses menebus kekalahan pada hari pertama dengan kemenangan besar atas lawannya pada hari kedua, bersama Prawira Bandung. Perhitungan selisih poin membuat Amartha Hangtuah paling apes jadi runner-up terbaik. Abraham Wenas dkk bahkan masih berpeluang menjadi juara Grup A, tergantung hasil laga Satya Wacana kontra Pacific Caesar.

Namun, jejak keduanya tak bisa diikuti oleh NSH Jakarta yang kembali menelan kekalahan pada pertandingan hari kedua. Alhasil NSH yang sudah menelan dua kekalahan menjadi tim pertama yang dipastikan angkat koper dari ajang yang berfungsi sebagai turnamen pramusim Liga Bola Basket Indonesia (IBL) 2020 tersebut.

Berikut ulasan singkat hasil pertandingan Piala Presiden Bola Basket hari kedua:

Prawira Bandung 90 - Louvre 54

Tak sampai 24 jam setelah dipecundangi Satria Muda Pertamina Jakarta, Prawira meraih kemenangan 90-54 atas Louvre Surabaya, sebagai ucapan selamat datang kepada tim baru yang mulai musim 2020 bakal bergabung dalam IBL tersebut.

Skor kemenangan Prawira lebih telak dibandingkan kekalahan yang mereka telan sehari sebelumnya, yang tak lain sebagai buah dari keberhasilan Arif Hidayat dkk melejitkan tingkat akurasi tembakan. Jika sehari sebelumnya tim besutan Giedrius Zibenas itu cuma melesakkan 23,1 persen tembakan terbuka mereka, kali ini Prawira mencapai tingkat akurasi 50,8 persen.

Arif juga sukses memenuhi ekspektasi yang diampunya sejak tiba ke Bandung berstatus pemain juara Liga Bola Basket ASEAN (ABL) dengan memimpin kemenangan Prawira lewat raihan 24 poin yang 18 di antaranya dihasilkan dari tembakan tripoin.

Kemenangan itu mengantarkan Prawira naik ke puncak klasemen sementara Grup C dengan raihan tiga poin dan selisih skor surplus 13 poin, modal penting bagi mereka untuk menyalakan asa lolos ke babak semifinal.

Tentu saja, kelolosan mereka kini sudah tak lagi ditentukan oleh apa yang mereka perbuat, melainkan hasil-hasil seluruh pertandingan hari ketiga Piala Presiden Bola Basket.

Amartha Hangtuah 65 - Pacific Caesar Surabaya 44

Hangtuah memasuki laga dengan dibayangi kepastian tiga pemain absen yakni Lucky Abdi Pasondok, Amaluddin dan Steven Neno. Namun, Neno rupanya merasa cukup bugar untuk ikut ambil bagian dan memberikan kontribusi penting demi mengantarkan Hangtuah menang 65-44 atas Pacific Caesar Surabaya.

Neno melantai selamai 11 menit 18 detik dan menyumbangkan tujuh poin penting, membantu Sevly Rondonuwu yang mengemas 17 poin dan tujuh rebound serta dwiganda 11 poin dan 11 rebound Aditya Lumanauw.

Kemenangan tersebut membuat Hangtuah berada dalam posisi terdepan untuk memperebutkan tiket ke semifinal, bahkan mengungguli Prawira jika keduanya sama-sama menjadi penghuni peringkat kedua klasemen akhir grup masing-masing. Hangtuah duduk di puncak klasemen Grup A bermodalkan tiga poin dan selisih skor surplus 18 poin.

Tentu saja, masih ada kemungkinan Hangtuah tak memperoleh tiket ke semifinal, jika hasil rangkaian pertandingan hari ketiga tak memihak kepada mereka.

Sebaliknya, Pacific yang masih punya satu pertandingan membutuhkan kemenangan sangat-sangat telak di laga kedua melawan Satya Wacana Salatiga jika ingin lolos. Kemenangan yang setidaknya bisa menyulap defisit 21 poin menjadi surplus sekurang-kurangnya 14 poin.

Bank BPD DIY Bima Perkasa Jogja 60 - NSH Jakarta 48

Laga pemungkas hari kedua Piala Presiden Bola Basket berakhir menjadi pertandingan pemungkas NSH di ajang tersebut. Menelan kekalahan 48-60 dari Bank BPD DIY Bima Perkasa Jogja, memastikan semifinalis IBL 2018-19 itu menjadi juru kunci klasemen akhir Grup A dengan koleksi dua poin dan selisih skor defisit 36 poin.

Kemenangan Bima Perkasa ditopang penuh kekuatan mereka di area bawah keranjang. Total 66 rebound mereka kumpulkan dan sebagian mereka konversi menjadi 26 poin.

Meski menang, Bima Perkasa dihadapkan pada tugas berat menghadapi pemuncak klasemen Pelita Jaya Basketball dalam rangkaian laga hari ketiga Piala Presiden Bola Basket, Jumat (22/11).

Jika menang mereka akan lolos, jika kalah sulit bagi Galank Gunawan dkk untuk menjadi peringkat kedua terbaik karena modal surplus 12 poin --yang saat ini tertinggal dibandingkan Hangtuah dan Prawira-- dipastikan terpangkas.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA