Tuesday, 13 Rabiul Akhir 1441 / 10 December 2019

Tuesday, 13 Rabiul Akhir 1441 / 10 December 2019

Mourinho: Tottenham Bisa Juara Liga Inggris Musim Depan

Jumat 22 Nov 2019 00:55 WIB

Red: Bayu Hermawan

Jose Mourinho dan jersey Tottenham Hotspur.

Jose Mourinho dan jersey Tottenham Hotspur.

Foto: Twitter/@SpursOfficial
Mourinho mengatakan Tottenham bisa merebut trofi Liga Primer Inggris musim depan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jose Mourinho menjalani hari pertama sebagai pelatih baru Tottenham Hotspur. Usai memimpin latihan perdana, the Spesial One mengatakan The Lily White bisa menjadi juara Liga Primer Inggris pada musim depan.

"Kami tidak bisa memenangkan Liga Primer Inggris musim ini. Tapi kami bis, saya tidak mengatakan kami akan melakukan, tapi kami bisa memenangkan (trofi Liga Primer Inggris) musim depan," ujarnya.
Mouriho akan menjalani laga perdana sebagai pelatih baru Tottenham dengan menghadapi West Ham United, pada pekan ke-13 Liga Primer Inggris, Sabtu (23/11) mendatang di Stadion Olimpiade London.  Tottenham saat ini tercecer di posisi ke-14 klasemen sementara, dengan baru mengumpulkan 14 poin dari 12 pertandingan. Harry Kane dan kawan-kawan tertinggal 11 poin dari posisi empat besar, yang merupakan batas untuk bisa lolos ke Liga Champions.

Sebelumnya, Jose Mourinho mengatakan, dirinya tidak akan melakukan kesalahan sama yang pernah dilakukannya saat melatih klub sebelum Tottenham Hotspur. Meski telah menganggur selama 11 bulan, Mourinho menegaskan dirinya siap bekerja sebagai pelatih Tottenham.

"Saya menyadari telah membuat kesalahan, namun saya tidak akan membuat kesalahan yang sama. Mungkin saya akan membuat kesalahan baru, tapi tidak kesalahan yang sama," tegasnya seperti dikutip dari BBC.

Meski begitu, Mourinho tidak menyebutkan secara jelas apa kesalahan yang dilakukannya saat melatih Manchester United. Seperti diketahui, Mourinho dipecat dari Manchester United pada Desember tahun lalu, usai dibungkam Liverpool.

Selama menanggani MU, kinerja Mourinho kerap menjadi sasaran kritik, salah satunya dengan gaya bermain bertahan atau 'parkir bus' yang kerap diterapkannya. Mou juga sempat bersitegang dengan bintang MU Paul Pogba.

Meski telah cukup lama menganggur, Mourinho mengatakan dirinya siap menanggani the Lily White. "Saya selalu berpikir selama 11 bulan (tak jadi pelatih), saya tidak membuang-buang waktu. Selama itu, saya berpikir, menganalisa ulang dan mempersiapkan diri jika saya kembali melatih," katanya.

"Saya punya waktu banyak untuk berpikir, tapi saya tidak kehilangan DNA dan identitas saya," ucapnya.

Mou menegaskan, dirinya tetaplah sama yakni seorang pelatih yang benci akan kekalahan dan selalu ingin meraih kemenangan. Ia berharap apa yang menjadi 'DNA'nya itu bisa menular ke skuat Tottenham.

"Saya berharap bisa mempengaruhi para pemain Tottenham. Sebab jika anda merasa biasa saja saat meraih kekalahan, maka sulit untuk bisa menjadi pemenangan," tegasnya lagi.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA