Senin, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 Desember 2019

Senin, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 Desember 2019

Peserta Lolos ke Karantina PB Djarum Diminta tak Puas Diri

Jumat 22 Nov 2019 02:55 WIB

Red: Gilang Akbar Prambadi

Berbagai ekspresi peserta Audisi Umum PB Djarum saat pengumuman lolos atau tidak ke tahap selanjutnya di GOR Djarum, Kudus, Jawa Tengah, Kamis (21/11).

Berbagai ekspresi peserta Audisi Umum PB Djarum saat pengumuman lolos atau tidak ke tahap selanjutnya di GOR Djarum, Kudus, Jawa Tengah, Kamis (21/11).

Foto: Republika/Eko Supriyadi
Masih ada sejumlah tahap yang harus dijalani saat para atlet muda di karantina.

REPUBLIKA.CO.ID, KUDUS -- Manajer PB Dkarum Fung Permadi meminta para peserta yang diterima di karantina di Kudus, Jawa Tengah tak berbesar hati. Seusai pengumuman Eliminasi III, Fung mengatakan, para peserta yang lanjut ke hari terakhir Final Audisi Umum adalah para peserta yang berhasil mengeluarkan kemampuan terbaiknya saat dinilai oleh tim pelatih PB Djarum. Fung juga berpesan agar peserta yang tereliminasi tidak patah arang dan berlatih lebih keras lagi.

 

"Peserta yang lolos eliminasi merupakan atlet yang mampu menunjukkan penampilan yang luar biasa. Ada kemajuan yang menurut kami cukup signifikan sejak Eliminasi I hingga pantauan kami di Eliminasi III. Kita berusaha sebisa mungkin, memberikan kesempatan bagi adik-adik ini untuk mengeluarkan kemampuan mereka. Sebagai tim penilai, dari penampilan maupun perjuangan mereka, kami apresiasi dan juga kami loloskan ke tahap selanjutnya untuk besok," jelas Fung, Kamis (21/11).

 

Fung juga menguraikan, para peserta yang lolos eliminasi di hari kedua ini jangan berpuas diri karena mereka harus kembali membuktikan kemampuan dan bakat yang dimiliki pada hari terakhir Final Audisi Umum 2019, Jumat (22/11). Pasalnya, para peserta terlebih dulu menjalani tes fisik melalui beep test atau tes berlari terus-menerus di antara dua garis yang berjarak kurang lebih 20 meter, selama terdengar suara beep yang sudah direkam. Selanjutnya, pada sore di hari yang sama, mereka kembali menjalani satu kali pertandingan lagi yang menjadi acuan penilaian tim pelatih PB Djarum pada Eliminasi IV.

 

Eliminasi IV di hari terakhir Final Audisi Umum 2019 ini juga menjadi pembuka tahap Karantina. Peserta yang lolos di Eliminasi IV berhak mengikuti fase karantina yang akan digelar selama satu pekan mulai 23 hingga 29 November 2019 di dua GOR Djarum di Jati dan Kaliputu. Setelah Tahap Karantina, PB Djarum akan mengumumkan siapa saja peserta yang mendapat Beasiswa Bulutangkis dan bergabung dengan klub asal Kudus ini.

 

Melalui program Beasiswa Bulutangkis oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation ini, setiap peserta yang bergabung dengan PB Djarum tidak dikenakan biaya sepeserpun selama masa pembinaan. PB Djarum memfasilitasi seluruh kebutuhan atlet mulai dari asrama, pemenuhan gizi standar atlet, peralatan hingga perlengkapan bertanding. Para atlet juga diberikan kesempatan mengikuti kejuaraan bulutangkis di dalam dan luar negeri.

 

Dengan segudang fasilitas yang diterima para peraih Beasiswa Bulutangkis tersebut, Fung berpesan agar siapapun yang nantinya bergabung di PB Djarum untuk tidak berbesar hati. “Lolos Audisi Umum merupakan langkah awal menuju tangga juara, Justru di PB Djarum mereka harus berlatih keras membuktikan kemampuan mereka, karena kami memiliki sistem evaluasi yang ketat bagi seluruh atlet,” ujar Fung.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA