Selasa, 13 Rabiul Akhir 1441 / 10 Desember 2019

Selasa, 13 Rabiul Akhir 1441 / 10 Desember 2019

Kemenpora RI Tagih Permohonan Maaf Malaysia

Jumat 22 Nov 2019 13:47 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Endro Yuwanto

Sekretaris Kemenpora, Gatot S Dewa Broto

Sekretaris Kemenpora, Gatot S Dewa Broto

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
PSSI juga didesak melaporkan insiden pemukulan suporter Indonesia ke FIFA.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI menyoroti insiden biadab suporter sepak bola Malaysia terhadap pendukung timnas Indonesia. Insiden terjadi pasca-kedua kesebelasan bertemu pada lanjutan Kualifikasi Grup G Piala Dunia 2022 Zona Asia di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Selasa (19/11).

Baca Juga

Bahkan, dalam pernyataannya Kemenpora akan mengambil tindakan tegas terkait kejadian anarkis yang menimpa dua orang suporter Indonesia tersebut.  Pun, menuntut dengan cepat kepada Menteri Sukan dan Belia alias (Menpora) Malaysia, Syed Saddiq, agar segera meminta maaf secara langsung kepada masyarakat dan juga Pemerintah Indonesia.

"Sebelumnya, dalam pernyataan awal ketika kami (Menpora) Indonesia melalui Imam Nahrawi meminta maaf secara langsung pada 6 September 2019, mereka (Syed Saddiq) berjanji akan menyambut ramah pendukung Indonesia. Tetapi tidak sepenuhnya terjadi," demikian pernyataan Sesmenpora Gatot S Dewa Broto dalam pesan singkat kepada Republika.co.id, Jumat (22/11).

Saddiq kerap mendesak Pemerintah Indonesia meminta maaf terkait kejadian di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) 5 September lalu. Bahkan, ketika Menpora Imam Nahrawi sudah melayangkan permohonan maaf, Saddiq urung meminta Federasi Sepak Bola Malaysia membatalkan tuntutannya ke FIFA.

"Kami juga akan meminta pihak Kepolisian Malaysia untuk mengusut tuntas insiden yang sempat menimbulkan luka fisik dan perampasan paspor warga negara Indonesia, serta membawanya secara transparan ke jalur hukum," sambung  Gatot.

Lebih lanjut, Gatot mendesak PSSI segera mengusut masalah ini kepada Federasi Sepak Bola Malaysia dan tetap melayangkan laporan insiden pengeroyokan kepada FIFA.

Seperti diketahui, kisruh pecah usai laga Malaysia versus Indonesia. Beberapa pendukung Harimau Malaya bersitegang dengan barisan suporter Indonesia hingga ke luar arena Stadion Bukit Jalil.

Kericuhan smemang sudah tercium sejak menit ke-32. Tribun yang ditempati pendukung Merah Putih dilempari suar sehingga memantik emosi para fan Indonesia.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada peryataan maaf yang disampaikan Saddiq maupun Pemerintah Malaysia. Sebelumnya, dalam akun resmi Twitter pribadinya @SyedSaddiq mencicit pihaknya dan Kepolisian Malaysia akan lebih dahulu memastikan apakah korban di dalam video tersebut merupakan warga negara Indonesia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA