Tuesday, 13 Rabiul Akhir 1441 / 10 December 2019

Tuesday, 13 Rabiul Akhir 1441 / 10 December 2019

SEA Games 2019

Edgar Berpeluang Raih Emas Nomor Taolu Daoshu/Gunshu

Selasa 03 Dec 2019 00:09 WIB

Red: Israr Itah

Atlet Wushu Indonesia Edgar Xavier saat tampil pada nomor Taolu Daoshu/Gunshu combine putra Sea Games 2019 di World Trade Center, Manila, Filipina, Ahad (1/12).

Atlet Wushu Indonesia Edgar Xavier saat tampil pada nomor Taolu Daoshu/Gunshu combine putra Sea Games 2019 di World Trade Center, Manila, Filipina, Ahad (1/12).

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Edgar mengemas nilai tertinggi di nomor Daoshu dengan 9,68 poin.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKART -- Atlet wushu Edgar Xavier Marvelo memiliki peluang besar meraih medali emas nomor kombinasi Taolu Daoshu/Gunshu putra SEA Games 2019 di Filipina. Ini setelah Edgar mengemas nilai tertinggi di nomor Daoshu dengan 9,68 poin, Senin (2/12).

Baca Juga

Jowen Si Wei Lim dari Singapura menjadi rival terdekat sementara setelah mendapat 9,66 poin dari juri. Keduanya akan bertarung di nomor Gunshu yang akan dilombakan pada Selasa (3/12). Juara akan ditentukan dari gabungan poin dari kedua nomor itu.

"Mudah-mudahan besok (Selasa) bisa bermain maksimal lagi, bisa mempersembahkan medali emas bagi Indonesia," kata juara dunia wushu 2019 itu.

Sebelumnya pada hari pertama pertandingan wushu Taolu, Ahad (1/12), Edgar nyaris meraih medali jika saja tidak ada pengurangan poin dari juri di nilai keseimbangan. Pengurangan nilai membuat Edgar terlempar ke peringkat empat.

photo
Atlet Wushu Indonesia Edgar Xavier saat tampil pada nomor Taolu Daoshu/Gunshu combine putra Sea Games 2019 di World Trade Center, Manila, Filipina, Ahad (1/12).

"Kalau ditanya kepuasan, sebenarnya dari kemarin cukup puas. Namanya hasil itu kan di luar kehendak saya. Saya dari kemarin hingga hari ini sudah bermain semaksimal mungkin, seoptimal mungkin," kata dia.

Edgar tinggal menyelesaikan nomor toya yang menjadi nomor gabungan dan akan tampil sekali lagi di nomor duel, berpasangan dengan Haris Horatius dan Seraf Naro Siregar pada hari terakhir.

Pada pertandingan sebelumnya, Haris Horatius mempersembahkan medali perak di nomor Taolu Nandao/Nangun dengan meraup total 19,26 poin.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA