Selasa, 13 Rabiul Akhir 1441 / 10 Desember 2019

Selasa, 13 Rabiul Akhir 1441 / 10 Desember 2019

Pelatih Bhayangkara FC Paham Kelemahan Persija

Selasa 03 Des 2019 19:08 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Endro Yuwanto

(Kedua dari kiri) Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster dan Alsan Sanda dalam konferensi pers jelang laga antara Bhayangkara FC melawan Persija Jakarta, di Stadion PTIK, Jakarta, Selasa (3/12).

(Kedua dari kiri) Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster dan Alsan Sanda dalam konferensi pers jelang laga antara Bhayangkara FC melawan Persija Jakarta, di Stadion PTIK, Jakarta, Selasa (3/12).

Foto: Republika/Afrizal Rosikhul Ilmi
Untuk meredam ketajaman striker Persija Marco Simic, Paul akan memasang I Putu Gede.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bhayangkara FC akan menjamu Persija Jakarta pada laga lanjutan pekan ke-30 Liga 1 2019 di Stadion PTIK, Jakarta, Rabu (4/12) malam WIB. Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster mengatakan, laga melawan Persija merupakan partai yang dinanti-nantikan oleh para pemainnya.

Pelatih berusia 37 tahun tersebut memastikan tim asuhannya telah melakukan persiapan dengan baik jelang derbi Jakarta tersebut. "Ini pertandingan yang sangat dinantikan pemain, persiapan sudah bagus dan kami punya momentum hasil positif pada beberapa laga sebelumnya dan itu yang ingin kami lanjutkan di pertandingan besok," kata Paul dalam konferensi pers jelang laga, Selasa (3/12).

Paul mengatakan, dirinya telah menganalisa permainan tim berjuluk Macan Kemayoran pada tiga hingga empat pertandingan terakhir. Setelah itu, kata dia, hasil analisa langsung disampaikan kepada para pemainnya agar mengetahui kelemahan yang bisa dimanfaatkan dan kekuatan yang harus diwaspadai dari Persija.

Kendati demikian, Paul menyadari bahwa ini bukan pertama kalinya Bhayangkara berhadapan dengan Persija. "Semuanya informasi itu saya berikan ke pemain, tinggal pemain bagaimana mengaplikasikannya di lapangan. Mereka juga sudah tahu apa yang harus dilakukan karena mereka pun kenal dengan pemain lawan," kata dia.

Sementara itu, untuk meredam ketajaman striker Persija Marco Simic, Paul akan memasang I Putu Gede Juni Antara sebagai center bek dan Alsan Sanda di bek kanan. Menurutnya, Putu Gede mempunyai kualitas yang bagus di posisi tersebut. "Pada beberapa laga sebelumnya Putu bermain sebagai center bek dan dia bermain sangat bagus di sana. Dan selama (Putu) ke timnas saya gak pernah lihat dia latihan, jadi kami harus bisa bekerja dengan apa yang kami punya," kata Paul.

Meski juara Liga 1 2019 sudah diketahui, Paul menganggap kompetisi belum usai bagi Bhayangkara FC. Menurutnya laga yang tersisa masih sangat berarti bagi tim.

Paul pun mengucapkan selamat kepada Bali United atas keberhasilannya menjadi juara. "Selamat untuk Bali sudah jadi juara liga, tapi bagi kami belum selesai, liga ini masih penting," kata dia.

Selain itu, Paul juga menilai Persija seharusnya mewaspadai kekuatan Bhayangkara yang sedang dalam tren positif. "Saya tahu Persija belum kalah di enam pertandingan berturut-turut, tapi kami juga belum kalah dari tujuh pertandingan berturut-turut, jadi seharusnya mereka yang khawatir terhadap performa kami," jelas Paul.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA