Rabu, 27 Jumadil Awwal 1441 / 22 Januari 2020

Rabu, 27 Jumadil Awwal 1441 / 22 Januari 2020

Messi Akui Terluka Saat Ronaldo Raih Ballon D'Or Kelima

Rabu 04 Des 2019 10:54 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Israr Itah

Striker Barcelona FC Lionel Messi pada malam penganugerahan  Ballon dOr 2019 di Theatre du Chatelet, Paris, Perancis, (3/12) dinihari.

Striker Barcelona FC Lionel Messi pada malam penganugerahan Ballon dOr 2019 di Theatre du Chatelet, Paris, Perancis, (3/12) dinihari.

Foto: Christian Hartmann/Reuters
Messi akhirnya kembali di atas Ronaldo setelah ia mendapatkan trofi Ballon d'Or 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA -- Lionel Messi mengaku sempat terluka ketika sang rival abadi Cristiano Ronaldo memenangkan penghargaan Ballon d'Or kelima, yang sekaligus menyamai rekor miliknya. Messi akhirnya kembali di atas Ronaldo setelah ia mendapatkan trofi Ballon d'Or 2019. Ini jadi trofi keenam penghargaan individual bergengsi yang digagas majalah France Football.

Baca Juga

"Saya senang mendapatkan piala (Ballon d'Or) kelima dan menjadi satu-satunya. Namun, saat Ronaldo menyamakannya, saya merasa sakit, saya tidak lagi sendirian di puncak," jelas Messi kepada Marca disadur Football Espana, Rabu (4/12).

Rivalitas Messi dan Ronaldo bukan barang baru dalam dunia kulit bundar. Lebih dari satu dekade terakhir persaingan siapa pemain sepak bola terbaik jadi panggung bagi kedua atlet. Penghargaan Ballon d'Or pun dianggap sebagai tolok ukur kehebatan kedua figur tersebut.

Bintang Portugal, Ronaldo memenangkan empat dari lima edisi antara 2013 dan 2017, dengan Messi meraih satu Bola Emas pada 2015, yang mengikat keduanya dalam lima penghargaan masing-masing.

Duopoli selama sepuluh tahun berakhir pada 2018 ketika gelandang Real Madrid Luka Modric, keluar sebagai pemenang Ballon d'Or. Ia mendapatkannya setelah membantu timnas Kroasia ke final Piala Dunia 2018, dan mempersembahkan titel Liga Champions ke-13 untuk Los Blancos.

Kini, perasan Messi kembali berbunga. Ia baru saja mengklaim trofi Ballon d'Or 2019 keenam mengalahkan Virgil van Dijk (Liverpool) di posisi kedua dan Ronaldo (Juventus) di peringkat ketiga.

"Mengedepankan tim adalah yang paling penting, meskipun peran individu memiliki nilai bagus. Sejauh menyangkut Ballon d'Or, tentu saja pada olahraga level tertinggi, Anda selalu ingin menang," sambung pemain berjuluk La Pulga.

Pada musim lalu, Messi total mencetak 51 gol di semua kompetisi. Jumlah itu sekaligus mengklaim La Pulga sebagai top skorer. Dirinya pun menyebut kegagalan Ronaldo merengkuh titel Bola Emas lantaran tidak dapat mempersembahkan trofi Liga Champions.

"Tidak satu pun dari kami memenangkan Liga Champions dan itu adalah kompetisi yang memberikan banyak kesempatan untuk mengambil Ballon d'Or. Saat Ronaldo memenangkan trofi, itu karena dia memiliki musim yang sangat baik dan memenangkan Liga Champions menjadi penentu."

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA