Monday, 2 Jumadil Akhir 1441 / 27 January 2020

Monday, 2 Jumadil Akhir 1441 / 27 January 2020

Egy Maulana Vikri: Indonesia tak Boleh Takabur

Rabu 04 Dec 2019 15:26 WIB

Red: Endro Yuwanto

Pesepakbola Indonesia Egy Maulana Vikri melakukan selebrasi usai membobol gawang timnas Brunei Darussalam pada pertandingan Grup B Sea Games 2019 di Stadion Sepak Bola Binan, Laguna, Filipina, Selasa (3/12).

Pesepakbola Indonesia Egy Maulana Vikri melakukan selebrasi usai membobol gawang timnas Brunei Darussalam pada pertandingan Grup B Sea Games 2019 di Stadion Sepak Bola Binan, Laguna, Filipina, Selasa (3/12).

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Indonesia harus fokus dan kompak agar bisa menekuk Laos dalam laga pamungkas grup.

REPUBLIKA.CO.ID, BINAN -- Pemain sayap tim nasional (timnas) U-22 Indonesia Egy Maulana Vikri mengatakan, dia dan teman-temannya tidak boleh takabur. Ini seusai Indonesia mencatatkan kemenangan telak 8-0 atas Brunei Darussalam di Grup B SEA Games 2019, Selasa (3/12).

"Kami tidak boleh takabur, masih ada satu pertandingan lagi," ujar Egy di Binan, Filipina, Rabu (4/12).

Menurut pemain berusia 19 tahun itu, timnya harus fokus dan kompak agar mampu menaklukkan Laos dalam laga pamungkas Grup B, Kamis (5/12).

Sebab, jika hanya meraih hasil imbang atau bahkan kalah, Indonesia berpotensi gagal melangkah ke semifinal SEA Games 2019. "Kami juga mohon doa dan dukungan masyarakat," kata Egy.

Egy Maulana Vikri tampil cukup baik di SEA Games 2019. Sampai Rabu (4/12), pesepak bola yang merumput untuk klub Lechia Gdansk di Liga Polandia itu sudah membuat tiga gol di fase grup. "Alhamdullilah, itu kerja keras semua pemain," ujar dia.

Tiga poin dari laga versus Brunei Darussalam membuat Indonesia berada di peringkat kedua Grup B SEA Games 2019 dengan sembilan poin dari empat laga. Tim Garuda berada di bawah Vietnam yang mengoleksi 12 poin dari empat laga. Adapun Thailand bertengger di posisi ketiga dengan sembilan poin, tetapi kalah selisih gol dari Indonesia.

Sementara, di posisi keempat sampai keenam ada Laos (4 poin), Singapura (1 poin), dan Brunei Darussalam (0 poin). Indonesia wajib menang melawan Laos dengan selisih gol sebesar-besarnya jika ingin mengamankan kelolosan ke babak semifinal.

Pasalnya, Indonesia saat ini punya raihan poin yang sama dengan Thailand berupa sembilan angka dan menduduki posisi kedua klasemen Grup B. Namun, Indonesia surplus satu gol usai menang telak 8-0 atas Brunei Darussalam pada Selasa (3/12) malam.

Di atas kertas, Indonesia diuntungkan di laga pemungkas karena "hanya" menghadapi Laos, tim dengan catatan kemasukan gol terbanyak kedua di Grup B. Sedangkan, Thailand harus bertemu pemuncak klasemen sementara, Vietnam, yang punya koleksi 12 poin.

Jika Vietnam versus Thailand tuntas dengan hasil imbang, maka Indonesia otomatis lolos ke semifinal kalau menang atas Laos. Dalam aturan SEA Games 2019, tim terbaik ditentukan oleh selisih gol jika poin sama. Seandainya selisih gol tidak berbeda, tim terunggul dilihat dari agresivitas gol.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA