Wednesday, 27 Jumadil Awwal 1441 / 22 January 2020

Wednesday, 27 Jumadil Awwal 1441 / 22 January 2020

Ini Reaksi Ruselli Usai Tembus Perempat Final SEA Games 2019

Kamis 05 Dec 2019 23:16 WIB

Rep: Fitriyanto/ Red: Endro Yuwanto

Ruselli Hartawan.

Ruselli Hartawan.

Foto: DOK PBSI
Ruselli tampil untuk menggantikan Fitriani yang mengalami cedera engkel kiri.

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Tunggal putri Indonesia, Ruselli Hartawan, berhasil menembus babak perempat final SEA Games 2019. Ini terjadi setelah Ruselli mengalahkan unggulan empat, Yeo Jia Min asal Singapura pada babak pertama dengan skor 21-16, 22-24, dan 19-9. Yeo akhirnya mundur dari pertandingan karena mengalami sakit pada lutut di gim ketiga.

“Gim pertama sudah megang, karena di pertemuan terakhir saya juga menang dari dia. Di gim kedua tidak tahu kenapa setelah unggul jadi ingin buru-buru matiin lawan. Berapa kali bola tanggung malah nyangkut, terus pengamatannya juga kurang akurat,” kata Ruselli, Kamis (5/12). “Di game ketiga dari awal dia kaya sudah nggak enak. Tapi saya nggak mau fokus ke dia, takutnya malah saya yang tertekan sama keadaan. Jadi saya konsentrasi sama permainan saya saja.”

Melihat catatan pertemuan sebelumnya, Ruselli memang lebih diunggulkan menang dengan keunggulan 3-1 dari Yeo. Terakhir di Singapore Open 2019, Ruselli mengalahkan Yeo dengan skor 21-18, 17-21, dan 21-15.

Selanjutnya di perempat final, sudah ada Thet Htar Thuzar asal Myanmar yang menunggu Ruselli. Thet Htar menang dari Soniia Cheah dengan skor 18-21, 21-15, dan 12-5. Di pertengahan gim ketiga, Cheah memutuskan mundur karena sakit di bagian belakang badannya.

Ruselli mengaku senang bisa lolos ke babak delapan besar. Ia tak menyangka akhirnya bisa turun di nomor perorangan. Ruselli awalnya hanya bermain di nomor beregu putri. Namun ia kemudian diturunkan untuk menggantikan Fitriani yang mengalami cedera engkel kiri.

“Rasanya tidak menyangka bisa turun main di perorangan. Karena dari awal tidak dipersiapkan buat main. Tapi setelah beregu saya sempat disuruh siap-siap menggantikan Gregoria pas dia sakit. Terus ternyata tidak jadi, dia tetap main. Akhirnya saya disuruh menggantikan Fitriani. Tentunya saya tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini,” kata atlet jebolan PB Jaya Raya Jakarta ini. “Sudah sampai di sini, saya berharap bisa menyumbangkan medali, apapun itu.”

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA