Sunday, 24 Jumadil Awwal 1441 / 19 January 2020

Sunday, 24 Jumadil Awwal 1441 / 19 January 2020

Jelang Laga Kontra Myanmar, Ini Komentar Indra Sjafri

Sabtu 07 Dec 2019 08:40 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Andri Saubani

Pelatih Timnas U-22 Indonesia Indra Sjafri memberi arahan timnya saat melawan Timnas Thailand dalam pertandingan Grup B SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Selasa (26/11/2019).

Pelatih Timnas U-22 Indonesia Indra Sjafri memberi arahan timnya saat melawan Timnas Thailand dalam pertandingan Grup B SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Selasa (26/11/2019).

Foto: Antara/Sigid Kurniawan
Indonesia melawan Myanmar pada babak semifinal sepak bola SEA Games 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Jelang laga melawan Myanmar U-22, pelatih tim nasional U-22 Indonesia, Indra Sjafri mengaku tak memiliki kiat khusus. Ia hanya menyiapkan anak asuhnya seperti biasa.

Tak ada niatan dari Indra untuk menginstruksikan stafnya memantau latihan lawan. Ia fokus pada pengembalian kebugaran timnya, dan pematangan taktis.

"Ndak perlulah ke lapangan nunggu orang latihan. Banyak informasi dari video, dan dari beberapa pertandingan yang kami lakoni," kata Indra di Manila, Sabtu (7/12).

Menurut dia, tim asuhan Velizar Popov bukan lawan asing bagi skuat Garuda Muda. Beberapa kali mereka saling berhadapan di sejumlah ajang.

Itu menjadi bahan evaluasi. Sehingga ia mampu menentukan taktik yang dipakainya nanti.

Pada Sabtu (7/12) petang, Indonesia U-22 berhadapan dengan Myanmar U-22. Semifinal cabang olahraga sepak bola SEA Games 2019 itu berlangsung di Rizal Memorial Stadium, Metro Manila, Filipina.

"Saya berharap performa tim makin baik di semifinal, dan di final nanti mencapai puncaknya," ujar Indra.

Skuat Garuda Muda lolos ke babak empat besar sebagai runner-up Grup B. Dalam lima pertandingan, Evan Dimas Darmono dan rekan-rekan meraih empat kemenangan.

Satu-satunya kekalahan awak merah putih terjadi ketika berhadapan dengan Vietnam. Wakil Tanah Air ditumbangkan 1-2 oleh tim yang akhirnya finish di peringkat pertama Grup B itu.

Myanmar melaju ke semifinal dengan status jawara Grup B. Dalam empat pertandingan, armada Asia Tiger mengantongi tiga kemenangan dan sekali imbang.

"Kami harus bermain lebih dari 100 persen, dan berharap Indonesia tidak berada dalam hari terbaiknya," ujar Popov.


Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA