Monday, 2 Jumadil Akhir 1441 / 27 January 2020

Monday, 2 Jumadil Akhir 1441 / 27 January 2020

Timnas Indonesia U-22 ke Final Sepak Bola SEA Games 2019

Sabtu 07 Dec 2019 17:52 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Endro Yuwanto

Pemain timnas Indonesia U-22 Osvaldo Haay menendang bola ke arah gawang timnas Myanmar dalam pertandingan semifinal SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Sabtu (7/12).

Pemain timnas Indonesia U-22 Osvaldo Haay menendang bola ke arah gawang timnas Myanmar dalam pertandingan semifinal SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Sabtu (7/12).

Foto: Antara/Sigid Kurniawan
Kemenangan 4-2 atas Myanmar di semifinal mengantar Indonesia berpeluang merebut emas.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Tim nasional (timnas) Indonesia U-22 mengamankan tiket final usai menaklukkan Myanmar di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Sabtu (7/12). Skor 4-2 membawa Indonesia lolos ke babak final SEA Games 2019 cabang olahraga sepak bola putra.

Timnas Indonesia bisa bermain dengan winning eleven-nya untuk menghadapi juara Grup A. Pelatih timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri tetap mempercayakan M Rafli sebagai striker tunggal.

Jalannya pertandingan diawali dengan pergerakan lambat dari dua tim. Bola lebih banyak berada di tengah lapangan. Indonesia mulai melakukan tekanan bertubi-tubi di lini pertahanan Myanmar.

Babak pertama ditutup dengan aksi saling serang kedua tim. Namun tak ada gol yang tercipta. 

Babak kedua diawali dengan serangan Osvaldo Haay tepat di kotak penalti. Pada menit ke-57, Evan Dimas berhasil menjebol gawang Sann Sat Niang dari umpan Egy Maulana Vikri. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Indonesia.

Menit ke-70, Egy menambah pundi gol lewat sundulan kepala hasil dari umpan tendangan bebas Bagas Adi di luar kotak penalti. Skor menjadi 2-0 untuk keunggulan Indonesia.

Myanmar berhasil memperkecil ketertinggalan dari kaki Aung Kaung Mann di menit 79. Tak perlu waktu lama, Myanmar berhasil menyamakan gol dari kaki Win Naing Tun yang mengecoh Nadeo. Skor berubah menjadi 2-2.

Indonesia mencoba bangkit dengan menyerang lini pertahanan Myanmar. Namun dengan cerdik Myanmar memanfaatkan serangan balik.

Wasit memberikan waktu tambahan sebanyak empat menit. Evan gagal memanfaatkan peluang untuk jadi gol. Tidak ada gol yang tercipta sehingga wasit memberikan babak perpanjangan waktu.

Dalam babak perpanjangan waktu, Indonesia tetap menekan lini pertahanan Myanmar. Osvaldo berhasil menambah pundi gol untuk Indonesia di menit 102. Skor berubah menjadi 3-2 atas keunggulan Indonesia.

Babak kedua perpanjangan waktu berjalan dengan aksi saling serang kedua tim. Menit ke-113, Evan Dimas mengunci keunggulan Indonesia leway umpan Sani Rizki. Skor 4-2 untuk keunggulan Indonesia.

Jelang akhir babak kedua perpanjangan waktu Myanmar bermain dengan 10 pemain setelah salah satu pemain Myanmar dikartu merah akibat menjegal Osvaldo Haay. Pertandingan berakhir dengan kemenangan Indonesia.

Atas hasil tersebut Indonesia berhasil mengamankan tiket perebutan medali emas. Indonesia akan menghadapi tim semifinal lainnya, antara Kamboja kontra Vietnam yang akan berlangsung malam ini.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA