Sunday, 24 Jumadil Awwal 1441 / 19 January 2020

Sunday, 24 Jumadil Awwal 1441 / 19 January 2020

Juventus Kalah dari Lazio, Sarri: Kartu Merah Ubah Segalanya

Ahad 08 Dec 2019 14:16 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Ratna Puspita

Maurizio Sarri

Maurizio Sarri

Foto: EPA-EFE/Alessandro Di Marco
Cuadrado menerima kartu merah kala Juventus ditumbangkan Lazio, 1-3.

REPUBLIKA.CO.ID, ROMA -- Juventus akhirnya menelan kekalahan pertama pada musim ini kala ditumbangkan Lazio, 1-3, pada giornata ke-15 Serie A, Ahad (8/12) dini hari WIB. Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, menyebut, kartu merah yang diterima Cuadrado di laga itu mengubah segalanya buat I Bianconeri, termasuk peluang untuk bisa memetik poin penuh di laga tersebut.

Baca Juga

Pemain sayap asal Kolombia itu diusir wasit usai melanggar Ciro Immobile, yang mendapatkan tengah berlari usai memanfaatkan serangan balik cepat. Cuadrado dinilai mengganggu kesempatan besar untuk bisa mencetak gol. 

''Pada babak kedua, saat laga berjalan seimbang, kartu merah mengubah segalanya. Saya tidak sepakat dengan kartu merah itu. Itu bukanlah kesempatan besar mencetak gol, karena bola mengarah ke sisi lapangan. Saya rasa, hukuman kartu kuning jauh lebih fair dibanding kartu merah,'' ujar Sarri kepada DAZN, seperti dikutip Football Italia, Ahad (8/12).

Pada laga yang digelar di Stadion Olimpico, Roma, itu, Juventus sebenarnya mampu unggul terlebih dahulu pada menit ke-25 via gol dari Cristiano Ronaldo. Namun, pada penghujung babak pertama, Lazio mampu menyamakan kedudukan lewat gol sundulan Luiz Felipe. 

photo
Cristiano Ronaldo mencetak gol Juventus ke gawang Lazio. (AP Photo)

Memasuki babak kedua, I Bianconeri harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-69 usai Juan Cuadrado dikartumerah wasit. Bermain dengan 10 pemain, Juventus pun kedodoran menghadapi tekanan Juventus. Akhirnya, tuan rumah mampu mencetak dua gol tambahan lewat torehan Sergei Milinkovic-Savic dan Felipe Caidedo.

Kendati demikian, terlepas dari kartu merah yang didapat Cuadrado, eks pelatih Napoli itu mengakui, ada sejumlah pemain yang tidak mematuhi instruksi yang dia berikan di laga tersebut. Kondisi ini membuat skema permainan berjalan tidak seperti yang dia harapkan. 

''Kami tidak menghormati tugas yang telah disepakati sebelumnya, karena ada sejumlah pemain yang berada di posisi yang salah. Itu dapat mengalihkan fokus kami dan berakibat fatal,'' ujar Sarri.

Akibat kekalahan ini, Si Nyonya Tua pun gagal mengambil alih posisi Capolista dari Inter Milan, yang masih unggul dua poin di puncak klasemen sementara Liga Italia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA