Senin, 2 Jumadil Akhir 1441 / 27 Januari 2020

Senin, 2 Jumadil Akhir 1441 / 27 Januari 2020

Dayung Sumbang 10 Emas, Padahal Target Hanya Lima

Ahad 08 Des 2019 16:22 WIB

Red: Ratna Puspita

Atlet kano Indonesia Anwar Tarra dan Yuda Firmansyah berselebrasi usai mencapai garis finish pada babak final cabang olahraga dayung kategori 1.000 meter ganda putra di Malawan Park, Subic, Filipina. Dayung meraih 10 medali emas dari 19 nomor yang diperlombakan yang meliputi Kano, Kayak, Rowing dan Perahu Tradisional (TBR).

Atlet kano Indonesia Anwar Tarra dan Yuda Firmansyah berselebrasi usai mencapai garis finish pada babak final cabang olahraga dayung kategori 1.000 meter ganda putra di Malawan Park, Subic, Filipina. Dayung meraih 10 medali emas dari 19 nomor yang diperlombakan yang meliputi Kano, Kayak, Rowing dan Perahu Tradisional (TBR).

Foto: Republika/Putra M. Akbar
PODSI ditargetkan menyumbang 5 emas untuk membantu Indonesia menduduki posisi kedua.

REPUBLIKA.CO.ID, SUBIC -- Cabang olahraga dayung menuai prestasi luar biasa pada SEA Games 2019. Dayung meraih 10 medali emas dari 19 nomor yang diperlombakan yang meliputi Kano, Kayak, Rowing dan Perahu Tradisional (TBR).

Baca Juga

"Ini sangat luar biasa, dari 19 nomor kita merebut 10 emas, padahal target kita tadinya hanya lima emas," kata Ketua Umum PB-PODSI Basoeki Hadimoeljono mengomentari sukses besar tim dayung Indonesia di pesta olahraga multi event dua tahunan ini di Subic Bay, Filipina, Ahad (8/12).

Menurut Basoeki, sebelumnya ia hanya menargetkan PODSI untuk menyumbang lima medali emas untuk membantu upaya Kontingen Indonesia menduduki posisi kedua di SEA Games Filipina ini. Target yang hanya lima medali emas tersebut bukan sikap pesimistis, tetapi realistis mengingat banyak keterbatasan yang dialami tim dayung Indonesia selama persiapan.

"Tadinya target hanya lima emas karena kita sadar banyak keterbatasan selama persiapan. Hasil 10 emas ini sangat mengharukan. Di tengah keterbatasan atlet dan pelatih tetap semangat sehingga kita berprestasi. Ini berkat latihan yang serius dan kerja keras pelatih, atlet, serta pengurus," kata Basoeki yang juga Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada Kabinet Indonesia Maju 2019 - 2024 ini.

Basoeki berharap, ke depan bisa memberikan perhatian yang lebih baik kepada pelatih, atlet, dan jajaran pengurus olahraga dayung Indonesia (PODSI) agar bisa mengukir prestasi yang lebih tinggi seperti di Olimpiade Tokyo 2020 dan Asian Games 2022. "Ke depan ada Olympic di Tokyo. Mudah-mudahan semangat Merah Putih terus terjaga di dada. Kita harus memberikan perhatian yang lebih karena saya pun sadar belum memberikan banyak buat PODSI," kata pria kelahian Surakarta, 5 November 1954 ini.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA