Rabu, 27 Jumadil Awwal 1441 / 22 Januari 2020

Rabu, 27 Jumadil Awwal 1441 / 22 Januari 2020

Firza Andika Siap Tampil di Final Sepak Bola SEA Games 2019

Senin 09 Des 2019 15:13 WIB

Rep: Federikus Bata/ Red: Agung Sasongko

Firza Andika

Firza Andika

Foto: ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah
Firza Andika minta rekan-rekannya waspadai strategi bola mati Vietnam.

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Kabar positif datang dari persiapan tim nasional U-22 Indonesia jelang final sepakbola Sea Games 2019 menghadapi Vietnam, Selasa (10/12). Bek kiri Firza Andika terlihat bugar saat berlatih di Rizal Memorial Stadium, Metro Manila, Senin (9/12) pagi.

Baca Juga

Sebelumnya Firza tidak dalam kondisi terbaik. Engkelnya bermasalah. Pesepakbola 20 tahun itu tampil pada babak pertama saat Garuda Muda mengalahkan Singapura  di penyisihan grup. Pada babak kedua, ia ditarik. Pelatih Indra Sjafri memasukkan Alex van Djin di pos bek kiri. Setelahnya dalam laga kontra Vietnam, Brunei Darussalam, dan Laos, Van Djin tampil, Firza absen.

Barulah pada semifinal kontra Myanmar, anak Medan itu turun gunung. Kini Firza merasa kondisinya jauh lebih baik, kendati masih ada sedikit nyeri. Secara mental ia siap bertanding.

"Saya siap 1,000 persen, tapi terkendala karena kemarin baru cedera. Kemarin lawan Myanmar, 15 menit awal kehilangan sentuhan. Tapi setelah 15 menit tersebut, ke atasnya, sudah normal," ujar pria berzodiak Taurus ini.

Indonesia U-22 akan melawan Vietnam U-22 pada final cabor sepakbola SEA Games 2019. Laga tersebut berlangsung di Rizal Memorial Stadium, Selasa (10/12) malam. Sebelumnya dua tim ini sudah tiga kali bertemu dalam tahun 2019. Tiga pertemuan tersebut berlangsung di Kualifikasi Piala Asia U-23 2020, Final Piala AFF U-22. Kemudian di babak penyisihan SEA Games 2019.

Firza mengaku kubunya sudah mempelajari ini. "Kami antisipasi mainnya build up progresif, karena dia main satu dua sentuhan seperti kita. Tapi dia juga pakai pemain senior," ujarnya.

Firza dan rekan-rekan juga mengantisipasi bola mati. Terakhir kali gawang Indonesia dibobol Vietnam, lewat proses itu. Pada intinya, menurut dia fokus selama 90 menit jadi kunci. Garuda Muda, jelas dia, berusaha mencetak gol cepat, dan tidak kebobolan terlebih dahulu.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA