Rabu, 27 Jumadil Awwal 1441 / 22 Januari 2020

Rabu, 27 Jumadil Awwal 1441 / 22 Januari 2020

Jelang BWF 2019, Anthony Ginting Matangkan Fisik dan Teknik

Senin 09 Des 2019 15:26 WIB

Rep: Fitriyanto/ Red: Agung Sasongko

Pebulutangkis Indonesia Anthony Sinisuka Ginting mengembalikan kok saat melawan pebulutangkis Malaysia Soong Joo Ven pada final bulu tangkis kelas kategori beregu putra di Muntinlupa Sports Complex, Manila, Filipina, Rabu (4/12).

Pebulutangkis Indonesia Anthony Sinisuka Ginting mengembalikan kok saat melawan pebulutangkis Malaysia Soong Joo Ven pada final bulu tangkis kelas kategori beregu putra di Muntinlupa Sports Complex, Manila, Filipina, Rabu (4/12).

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Anthony Ginting memilih fokus bermain maksimal.

REPUBLIKA.CO.ID, GUANGZHOU -- Tunggal Putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting akan memanfaatkan sisa waktu untuk meningkatkan fisik dan teknik jelang BWF World Tour Finals 2019 di Guangzhou, Cina. Anthony mengaku akan memaksimalkan dan meningkatkan ketahanan fisik serta tekniknya di sisa waktu yang ada.

Baca Juga

Berdasarkan hasil undian BWF World Tour Finals 2019 Guangzhou yang berlangsung di LN Garden Hotel, Senin (9/12), Anthony tergabung di Grup B bersama dengan Chou Tien Chen (Taiwan), Chen Long (China) dan Viktor Axelsen (Denmark).

“Sejauh ini persiapannya sudah cukup mantap, tapi setelah hasil drawing, saya masih harus meningkatkan kualitas fisik dan teknik. Saya masih punya waktu untuk latihan. Selain itu saya juga mau mempersiapkan mental dan pikiran di lapangan sebelum bertanding nanti,” ujar Anthony Sinisuka Ginting dalam keterangan resmi PBSI.

“Dengan lawan-lawan ini saya sudah pernah bertemu di kejuaraan-kejuaraan sebelumnya. Jadi mungkin saya akan ingat-ingat dan mempelajari lagi permainan mereka,” lanjutnya.
 
Dari catatan pertemuan antara Anthony dan tiga pebulutangkis lainnya di Grup B, tunggal putra jebolan PB SGS PLN Bandung ini punya modal yang cukup baik. Anthony untuk sementara unggul 6-4 atas Chou Tien Chen (Taiwan). Pada pertemuan terakhirnya di ajang Hong Kong Open 2019 BWF World Tour Super 500, November lalu, Anthony menang dengan skor 8-21, 21-19 dan 21-13.
 
Catatan manis serupa juga dipegang Anthony kala bersua Chen Long (China) dengan raihan enam kemenangan dari total sepuluh pertemuan. Namun pada duel di kejuaraan French Open 2019 BWF World Tour Super 750, Oktober lalu, Anthony kalah dengan skor 19-21 dan 18-21.
 
Sedangkan dengan Viktor Axelsen (Denmark), catatan head to head mengatakan bila kedua pebulutangkis ini sama kuat dengan raihan 2-2. Terakhir kali keduanya bertemu di ajang Sudirman Cup 2019. Saat itu Anthony dipaksa menyerah dengan skor 9-21 dan 16-21.
 
“Catatan head to head sebetulnya tidak bisa dijadikan patokan untuk menang atau kalah. Apalagi sekarang kekuatan dan persaingannya sudah sangat merata. Tapi setidaknya ada tambahan motivasi untuk bisa bermain lebih baik lagi,” katanya.
 
“Saya pribadi pastinya ingin lolos dari penyisihan Grup. Tapi saya tidak mau terlalu fokus ke hasil. Yang penting sekarang saya coba untuk fokus main bagus saja. Karena kalau kita mau berusaha maksimal, hasilnya pasti akan mengikuti,” pungkasnya.

Sementara itu, Jonatan Christie akan menghuni Grup A bersamaan dengan Kento Momota (Jepang), Wang Tzu Wei (Taiwan) dan Anders Antonsen (Denmark).

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA