Saturday, 23 Jumadil Awwal 1441 / 18 January 2020

Saturday, 23 Jumadil Awwal 1441 / 18 January 2020

Benitez Prediksi Liverpool Juara Liga Primer Inggris

Selasa 10 Dec 2019 08:26 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Endro Yuwanto

Rafael Benitez

Rafael Benitez

Foto: EPA-EFE/Neil Hall
Bek, kiper, dan striker yang mumpuni dilihat Benitez menjadi modal ampuh Liverpool.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Rafael Benitez memprediksi Liverpool menjuarai Liga Primer Inggris musim 2019/2020. Eks pelatih Liverpool era 2000-an itu melihat, mantan skuatnya memiliki bekal yang cukup untuk meraih gelar yang tak pernah diraihnya saat masih melatih the Reds.

"Menurut saya mereka bisa (juara). Mereka tampil apik dan sangat konsisten. Normalnya, sebuah tim bisa menang dan kalah tapi mereka sangat konsisten. Sangat sulit bagi mereka untuk kalah," kata Benitez seperti dilansir Sky Sports, Selasa (10/12).

Pelatih yang pernah mempersembahkan gelar Liga Champions tahun 2005 bagi the Reds itu mengatakan, Liverpool merekrut pemain yang tepat dalam perburuan menuju trofi. Pemain belakang dan penyerang yang mumpuni dilihat Benitez menjadi modal ampuh skuat asuhan Juergen Klopp.

Selain itu, Benitez juga memperhatikan gelandang Liverpool yang mahir menjaga permainan dan melakukan pressing jika kehilangan bola. Tak lupa, ia mengapresiasi kinerja kiper yang menjaga gawang the Reds tetap aman.

"Jika tim lain mengandalkan penguasaan bola, mereka (Liverpool) sangat agresif sehingga lawan tak mudah. Jika tim lawan menerapkan serangan balik, mereka terlalu cepat," ujar Benitez.

Pria yang kini menjadi juru taktik klub asal Cina, Dalian Yifang itu mengungkapkan, sempat mencoba menghentikan laju Liverpool ketika masih melatih Newcastle United, beberapa tahun lalu. Ia merasa kesulitan menandingi permainan Liverpool karena bermain dengan tempo yang sangat cepat. "Pemain depan mereka bahkan bisa menekan dan sangat cepat. Sehingga tidak mudah bermain dari belakang," katanya.

Di sisi lain, Benitez membeberkan rahasia mengatasi Liverpool dalam suatu laga, yakni dengan memanfaatkan ruang kosong ketika Van Dijk dan kawan-kawan sedang melakukan pressing.

"Di Newcastle, kami mencoba berlari dan mengeksploitasi ruang kosong. Itu bisa dilakukan jika tim lawan memiliki pemain dengan kecepatan yang baik," jelas Benitez "Mudah untuk sekadar mengatakannya. Tapi sangat sulit jika kita mengetahuinya."

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA