Tuesday, 24 Jumadil Akhir 1441 / 18 February 2020

Tuesday, 24 Jumadil Akhir 1441 / 18 February 2020

Pegolf Thailand Bertekad Pertahankan Gelar

Selasa 10 Dec 2019 20:21 WIB

Red: Gilang Akbar Prambadi

Aksi pegolf Thailand Poom Saksansin pada turnamen golf BNI Indonesian Masters di Jakarta tahun lalu.

Aksi pegolf Thailand Poom Saksansin pada turnamen golf BNI Indonesian Masters di Jakarta tahun lalu.

Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
Saksansin siap menaklukkan seluruh lubang di BNI Indonesian Masters 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Poom Saksansin bertekad mempertahankan gelar di BNI Indonesian Masters 2019. Pegolf Thailand itu pun berharap bisa dongkrak kepercayaan diri saat tampil di Royale Jakarta Golf Club (RJGC), 12-15 Desember 2019. 

 

Belakangan Saksansin memang merasa permainannya kurang sempurna, terutama teknik swing-nya. Ia bahkan harus mengubah gayanya demi mendapatkan pukulan terbaik. 

 

“Saya mencoba beberapa lapangan demi mendapatkan kembali feeling pukulan saya. Di Royal Jakarta ini saya berharap bisa lebih baik, dan saya akan berusaha keras untuk itu,” tutur Saksansin, seusai menikmati penampilannya di Pro-Am Golf Tournament, Selasa (10/12) di RJGC.

 

Saksansin mengatakan, pukulannya membaik setelah memainkan beberapa hole di RJGC. Itu sebabnya ia merasa lebih siap. Namun, pegolf kelahiran 4 Juni 1993 itu juga tak meremehkan peserta lain karena mereka juga pasti mempersiapkan diri dengan baik. 

 

Saksansin senang tampil kembali di BNI Indonesian Masters 2019.  Hal itu tak lepas dari prestasi manis yang diukirnya selama tampil di ajang berhadiah total 750.000 dollar Amerika Serikat (AS) itu tahun lalu.

 

Tercatat, Saksansin tampil sebagai juara pada 2016. Itu bukan saja menandai suksesnya di BNI Indonesian Masters, tetapi juga ditambah status sebagai pegolf termuda yang mampu berjaya di BNI Indonesian Masters. Saat itu ia berusia 23 tahun. 

 

Belum berhasil mempertahankan pada 2017,  kehebatan Saksansin kembali rebut gelar BNI Indonesian Masters 2018. Sukses ditoreh seusai menuai 20 pukulan di bawah par atau total 268 pukulan.  Ia unggul 3 stroke dari Jazz Janewattananod, sesama pegolf Thailand. 

 

Direktur Bisnis Konsumer BNI Anggoro Eko Cahyo menegaskan, sejauh ini pihaknya merasa cukup terdukung dengan menjadi sponsor utama tur golf berkelas dunia ini. BNI sendiri menjadi sponsor utama sejak 2016.

 

Bukan sekadar mendukung perkembangan golf Indonesia dan pariwisatanya, melainkan kinerja BNI sebagai lembaga keuangan pun terdongkrak. Lewat peliputan media internasional, nama Indonesia kian dikenal dan harus. Selain itu dunia luar juga menjadi tahu bahwa Bumi Nusantara memiliki fasilitas hebat dalam golf. 

 

“Terpenting lagi pengenalan dunia atas kemampuan BNI menyelenggarakan tur golf bergengsi mendorong cabang-cabang kami di luar negeri  buat mengadakan kerja sama degan pihak lain, sekaligus ini jadi jalan pembuka,” ujar Anggoro.

 

Ada enam cabang yang dimiliki BNI di luar negeri, antara lain Singapura, Osaka, Seoul, New York, dan London. Tak ayal, selama ajang ini bisa dijalankan dengan baik, BNI akan berusaha terus menjadi sponsor. "Tapi, tentu saja setiap tahunnya selalu ada evaluasi," kata dia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA