Saturday, 23 Jumadil Awwal 1441 / 18 January 2020

Saturday, 23 Jumadil Awwal 1441 / 18 January 2020

Pelatih Persib tidak Setuju Anggapan Inkonsistensi Tim

Rabu 11 Dec 2019 05:45 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Yudha Manggala P Putra

Pelatih Persib, Robert Rene Alberts di Stadion Sidolig, Kota Bandung, Selasa (15/10).

Pelatih Persib, Robert Rene Alberts di Stadion Sidolig, Kota Bandung, Selasa (15/10).

Foto: Republika/Hartifiany Praisra
Menurut Rene Alberts, Persib juga bermain baik dalam beberapa pertandingan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Penampilan Persib Bandung sedang dalam masa tren buruk. Sempat naik dengan tren kemenangan, Persib seperti terjun payung karena belum pernah menang di empat pertandingan.

Hal tersebut kontras dengan catatan enam pertandingan tidak terkalahkan Persib sebelumnya. Tentu hal tersebut membuat spekulasi soal Persib yang tidak konsisten menjaga ritme pertandingan.

Namun pelatih Persib, Robert Rene Alberts mengelak hal tersebut. Menurutnya, anggapan tentang Persib bisa dipatahkan dengan fakta yang ada.

"Saya sangat tidak setuju dengan anggapan permainan kami yang inkonsistensi," kata Robert, Selasa (10/12).

Menurutnya, hasil minor Persib beralasan. Dia mengakui Persib memang bermain buruk saat menjamu Persela. Namun Persib bermain baik saat bertemu Bali United dan PSS Sleman.

Padahal, Persib harus bermain pada pukul 21.30 WITA dengan posisi bermain tandang. Padahal, Persib sempat unggul dan bermain seimbang dengan pemilik trophy Liga 1 2019 ini.

"Bukan saya mencari alasan, kami melakukan pekerjaan dengan baik tapi ada sedikit kesalahan dan agak kurang konsisten dalam memainkan sepak bola," kata Robert.

Dia berjanji di sisa laga ini Persib akan berusaha semaksimal mungkin. Sehingga kesempatan Persib menjawab target di posisi lima besar bisa tercapai.

"Kami bermain baik tapi tidak bisa mencetak gol dan saya yakin bisa meraih hasil yang lebih baik," tutupnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA