Monday, 23 Jumadil Akhir 1441 / 17 February 2020

Monday, 23 Jumadil Akhir 1441 / 17 February 2020

Ferrari tak Butuh Perubahan Besar

Rabu 11 Dec 2019 18:22 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Israr Itah

Kepala tim Ferrari, Mattia Binotto

Kepala tim Ferrari, Mattia Binotto

Foto: Instagram @scuderiferrari
Performa Ferrari di Formula Satu (F1) jauh dari ekspektasi sepanjang 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala tim Ferrari Mattia Binotto mengatakan, timnya tak membutuhkan perubahan besar untuk menghindari kesalahan seperti musim 2019 pada 2020 nanti. Performa Ferrari di Formula Satu (F1) jauh dari ekspektasi sepanjang 2019. Scuderia tak mampu memberikan perlawanan ketat kepada rivalnya Mercedes.

Baca Juga

Ferrari mengalami banyak masalah, mulai dari kerusakan mobil, kesalahan pengemudi, hingga koordinasi tim. Ini membuat Mercedes begitu nyaman memacu mobilnya di lintasan. Sebastian Vettel dan Leclerc tak mampu menyaingi kecepatan Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas.

“Saya pikir tidak ada yang harus diubah dalam hal perubahan besar,” ujar Binotto, dilansir dari Autosport, Rabu (11/12).

Menurut Binotto, kesalahan pada 2019 masih bisa diatasi dan akan dijadikan pembelajaran. Binotto akan memastikan masalah yang terjadi 2019 tak akan terjadi lagi musim depan. 

Ferrari tak berkutik pada paruh pertama musim. Harapan cerah sempat muncul pada awal paruh kedua setelah Charlec Lecrec mempersembahkan gelar partamanya untuk Ferrari sekaligus yang pertama bagi dia di F1, yaitu pada GP Belgia.

Setelah itu, Ferrari menunjukkan kecepatan meyakinkan dalam beberapa balapan. Namun, akibat beberapa kesalahan yang dilakukan pengemudi dan tim, mereka pun harus rela kalah dari Mercedes. Kinerja mereka kurang kompetitif dalam tiga grand prix terakhir. Hanya Leclerc yang meraih podim pada balapan penutup musim 2019 di Abu Dhabi.

"Kita tidak boleh lupa bahwa Mercedes membawa paket area di Jepang. Red Bull juga membaik,” klaim Binotto ditanya alasan mengapa Ferrari mengalami penurunan performa.

Di Abu Dhabi, dia mengatakan mobil Ferrari tak cocok dengan trek. Namun Binotto mengakui timnya mengalami kemunduran di akhir-akhir balapan penutup. Binotto akan segera mengevaluasi apa yang mesti diperbaiki.

"Jadi saya tidak punya jawaban. Tapi saya tahu ada banyak yang harus dianalisis dan dipelajari," kata Binotto menambahkan. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA