Monday, 9 Syawwal 1441 / 01 June 2020

Monday, 9 Syawwal 1441 / 01 June 2020

Naraajie Pimpin Klasemen Hari Pertama BNI Indonesian Masters

Kamis 12 Dec 2019 18:55 WIB

Red: Gilang Akbar Prambadi

Aksi pegolf tuan rumah, Naraajie Emerald Ramadhanputra, pada putaran pertama BNI Indonesian Masters 2019, Kamis (12/12).

Aksi pegolf tuan rumah, Naraajie Emerald Ramadhanputra, pada putaran pertama BNI Indonesian Masters 2019, Kamis (12/12).

Foto: Dok. BIM 2019
Pegolf Indonesia berusia 19 tahun itu mencatatkan 65 pukulan, 7 di bawah par.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pegolf muda Indonesia Naraajie Emerald Ramadhanputra mampu mencetak 65 pukulan di putaran pertama BNI Indonesian Masters 2019, Kamis (12/12). 

 

Sempat memimpin sendirian di leaderboard,  Naraajie kemudian sempat kehilangan pace permainannya. Namun, pegolf berusia 19 tahun itu mampu bangkit. 

 

"Di hole 6 saya bermain buruk. Tapi, saya santai saja. Saya bermain dengan sabar," tutur Naraajie tentang kunci penampilanya, seusai memainkan putaran pertama di Royale Jakarta Golf Club. 

 

Dengan torehan ini kiprah pukulan stik Naraajie terbilang spektakular. Itu karena ia masih berstatus amatir. Naraajie pun sementara berada di peringkat atas ajang berhadiah total 750.000 dolar Amerika Serikat (AS) tersebut.

 

Naraajie memang tak sendirian memimpin di leaderboard. Dua pegolf lain juga membukukan 7-under 65. Mereka adalah Keith Horne (Afrika Selatan) dan Steffen Jeffress (Australia). 

 

"Senang dengan hasil bagus ini, tapi saya belum puas. Masih ada tiga putaran lagi. Saya akan berusaha rileks demi menjaga konsistensi permainan," ujar Naraajie, yang pekan lalu  juga baru membela Indonesia di SEA Games 2019 Manila.

 

Pada bagian lain, catatan manis juga dibuat Danny Masrin. Pegolf pro Indonedia itu mencatatkan 4-under 68. Ia pun bersama tujuh kontestan lain berada di urutan ke-8. 

 

"Belum puas, saya harus memperbaiki pukulan," kata Danny usai melakoni kiprahnya di Royale Jakarta Golf Club. 

 

Danny tak menampik, tiap mencapai area putt, pukulannya kerap kurang mumpuni. Padahal beberapa kali terbuka kesempatan mencetak birdie, sayang, gagal dimanfaatkan oleh Danny. 

 

Terlepas dari itu Danny menyebut dirinya tak menerapkan strategi khusus. "Saya kerap main di sini, jadi saya kenal arena ini. Buat putaran lanjutan, saya berusaha main konsisten saja, jangan terlalu banyak berpikir," kata Danny. 

 

Meski senang atas pencapaiannya di putaran pertama ini, ada fakta lain yang membuat Danny bangga. Itu lantaran ada beberapa rekannya sesama pegolf Indonesia yang mencetak under satu di bawah par. 

 

Mereka antara lain Benita Kasiadi kan Elki Kow, yang masing-masing bukukan 2 under.  Dengan hadil itu Danny berharap pegolf Indonesia bisa mengemuka di BNI Indonesian Masters 2019. 

 

Hal itu bisa jadi modal bagus. Danny berharap hal itu mumpuni  buat kian mengembangkan sayap di tur-tur International lain yang berkelas dunia. 

 

Di putaran perdana ini hasil manis juga ditoreh Josh Younger. Pegolf Australia itu membuay 6-under 66 pukulan. Sedangkan Atiwit 'Jazz' Janewattananond cetak 4-under 68. 

 

Sebelumnya Janewattananond sempat menabung 6-under, tapi kemudian kehilangan di dua hole. Meski begitu ia tak kecewa. Baginya, hasil di putaran awal itu cukup bagus. 

 

"Ini bukan sesuatu yang buruk. Cuma saya sempat kehilangan energi di hole 14 dan 15. Tak ada yang harus saya perbaiki, tapi konsentrasi harus bagus," pungkas pegolf Thailand itu.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA