Sunday, 1 Jumadil Akhir 1441 / 26 January 2020

Sunday, 1 Jumadil Akhir 1441 / 26 January 2020

Dikalahkan LA Lakers, Kandang Heat tak Lagi Angker

Sabtu 14 Dec 2019 18:50 WIB

Rep: Fitriyanto/ Red: Endro Yuwanto

logo nba

logo nba

Foto: www.free-picture.net
Hasil ini membuat kemenangan Lakers meningkat jadi 23-3 sama dengan Bucks.

REPUBLIKA.CO.ID, MIAMI -- American Airlines Arena yang menjadi markas Miami Heat kini tak lagi angker. Catatan 11-0 selama musim ini akhirnya dinodai kekalahan.

Los Angeles (LA) Lakers yang memberi kekalahan pertama pada Heat. Dalam laga Sabtu (14/12), Heat menyerah 110-113. Ini kekalahan pertama Heat di kandang musim ini.

Duel dua tim berlangsung sengit. Upaya tembakan tiga angka terakhir yang dilakukan Jimmy Buttler membuat Heat gagal memaksakan babak over time.

Saat tersisa empat detik, Buttler mendapat peluang menyamakan kedudukan, setalah berhasil lolos dari penjagaan LeBron James. Dengan dihalangi tangan Anthony Davis, Buttler melepaskan tembakan tiga angka, namun bola hanya mengenai bibir ring. Dan wasit memutuskan tidak ada pelanggaran. Heat pun kah 110-113

Duet James dan Anthony Davis kembali menjadi momok bagi Heat. Kali ini Anthony Davis mencetak 33 poin dan 10 Rebound, sedangkan LeBron menyumbang 28 poin, 12 assist, dan sembilan rebound. Kentavious Caldwell-Poppe menambah 15 poin termasuk dua tembakan bebas dari empat kesempatan di ujung kuarter empat.

Butler memimpin Miami dengan 23 poin, Derrick Jones Jr memiliki 17 poin, Kendrick Nunn menambahkan 16 poin, dan Kelly Olynyk mengumpulkan 15 poin. Bam Adebayo memiliki 12 poin dan 12 rebound untuk Miami.

Lakers unggul 30-29 di akhir kuarter satu. Namun tuan rumah membalikkan keadaan 59-51 saat jeda istirahat. Lakers kembali mendominasi di kuarter tiga 88-85. Akhirnya, Lakers menutup laga dengan kemenangan 113-110.

"Dua tim ini bermain sangat baik sekarang," kata LeBron dikutip AP News. “Dua tim yang bermain fisik, bermain bersama, bermain keras. Itulah mengapa mereka berada di tempat terbaik pada titik ini di musim ini dan itulah mengapa kami berada di tempat kami sekarang."

Hasil ini membuat kemenangan Lakers meningkat menjadi 23-3 sama dengan Milwaukee Bucks untuk yang terbaik di NBA musim ini. Lakers juga memperpanjang kemenangan beruntun terpanjang kedua dalam sejarah klub menjadi 13 pertandingan dan bangkit dari defisit dua digit untuk menang untuk kedelapan kalinya musim ini.

"Semua hal dianggap sama. Ini adalah dua tim yang sangat bagus bermain bolak-balik," kata pelatih Heat Erik Spoelstra. "Kami mampu membuat beberapa keunggulan di kuarter pertama, dan kemudian pada kuartal ketiga mereka mampu memaksakan kehendak mereka."

Laga ini juga pertemuan ke-50, termasuk playoff, dari kedua pelatih Spoelstra dan Frank Vogel. Meski Vogel memenangkan laga ini, namun Spoelstra masih memimpin pertandingan head-to-head, 26-24.

Lakers (23-3) masih kokoh di puncak klasemen NBA Wilayah Barat, selanjutnya akan menghadapi Atlanta Hawks. Heat (18-7) di posisi tiga Wilayah Timur, berikutnya akan bertemu Dallas Mavericks.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA