Tuesday, 7 Sya'ban 1441 / 31 March 2020

Tuesday, 7 Sya'ban 1441 / 31 March 2020

Sampdoria Vs Milan, Ranieri Waspadai Kehadiran Ibrahimovic

Ahad 05 Jan 2020 05:40 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Israr Itah

Pelatih Sampdoria Claudio Ranieri mewaspadai kehadiran Zlatan Ibrahimovic saat timnya menghadapi AC Milan.

Pelatih Sampdoria Claudio Ranieri mewaspadai kehadiran Zlatan Ibrahimovic saat timnya menghadapi AC Milan.

Foto: EPA-EFE/Andy Rain
Sampdoria bertandang ke San Siro pada laga pekan ke-18 Liga Italia.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Pelatih Sampdoria Claudio Ranieri percaya kehadiran Zlatan Ibrahimovic dapat memberikan efek positif bagi AC Milan. Ia pun menegaskan kepada pasukannya untuk menunjukan mentalitas yang sangat baik saat Sampdoria bertandang ke San Siro pada laga pekan ke-18 Liga Italia, Senin (6/1) dini hari WIB.

Baca Juga

"Saya berharap memulai tahun 2020 dengan kinerja hebat dan mengamankan beberapa poin, meskipun menghadapi Ibrahimovic bukanlah awal yang baik untuk setahun," kata Ranieri dalam konferensi persnya dikutip Football Italia, Sabtu (4/1).

Milan yang kesulitan bersaing pada paruh pertama musim 2019/2020 memilih mendatangkan Ibrahimovic sebagai tumpuan lini depan mereka. Ranieri pun meyakini keputusan i Rossoneri mengikat penyerang 38 tahun sangatlah tepat. Sebab, fan Milan diperkirakan akan semakin antusias mendukung tim kesayangannya dan hadirnya pesepak bola asal Swedia membawa mental kemenangan.

"Saya benar-benar yakin Ibra akan bermain, mungkin sejak awal. San Siro akan bersemangat, jadi kami membutuhkan kepala dingin untuk memulai laga," sambung eks juru taktik Leicester City.

Ibrahimovic baru saja mendarat di Kota Milan dan melakukan serangkaian tes medis, sekaligus menandatangani kontrak bersama manajemen. Awalnya, ia dilaporkan tak akan ambil bagian pada laga perdana Setan Merah pada 2020. Namun, atas permintaan sang pemain pelatih Stefano Pioli bersedia menempatkannya sebagai ujung tombak tim didamping Suso Fernandez, dan Hakan Calhanoglu.

Ranieri meminta anak asuhnya untuk tidak terpengaruh dengan situasi lawan, dan hanya fokus pada strategi yang telah dipelajari selama latihan. "Kami harus meniru kinerja kuat kami saat melawan Juventus. Mentalitas semua membantu satu sama lain sangat penting," kata dia.

Kemenangan sangat berharga bagi kedua kesebelasan. Milan saat ini masih terpaku di peringkat 11 hasil enam kemenangan, tiga imbang, dan delapan kekalahan. Sementara, il Samp sedang berjuang menjauh dari zona degradasi di posisi 17. Manolo Gabbiandini dan kolega baru mengemas 15 angka.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA