Monday, 2 Jumadil Akhir 1441 / 27 January 2020

Monday, 2 Jumadil Akhir 1441 / 27 January 2020

Tuchel Puas dengan Perubahan Formasi PSG

Senin 13 Jan 2020 07:27 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanudin/ Red: Agung Sasongko

Pelatih PSG, Thomas Tuchel.

Pelatih PSG, Thomas Tuchel.

Foto: EFE/YOAN VALAT
Formasi baru PSG berbuah enam kemenangan beruntun di Ligue 1.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Pelatih Paris Saint-Germain, Thomas Tuchel mengaku puas dengan perubahan formasi 4-4-2 yang ia racik akhir tahun lalu dan berbuah enam kemenangan beruntun di Ligue 1.

Tuchel mengatakan, dirinya sempat kewalahan karena cedera yang membekap Kylian Mbappe dan Neymar di awal musim 2019-2021. Ia pun akhirnya menduetkan Mauro Icardi dan Angel Di Maria sebagai juru gedor di lini depan.

Namun saat ini Mbappe, Neymar, Icardi, dan Di Maria dalam kondisi yang fit. Ditambah Edinson Cavani dan Eric Maxim Choupo-Moting juga dapat dimainkan kapan saja. Hal itu membuat Tuchel merasa lega melihat skuatnya.

"Kami lebih kuat dari tahun 2019. Tim kami sudah padu karena rekrutan di pra-musim. Kami memiliki tim dengan skuat yang sehat dan saya akan mengaturnya ke fase yang lebih baik," kata Tuchel seperti dilansir laman resmi Ligue 1. 

"Kami menyerang dan bertahan bersama. Itu adalah hal terindah dalam sepakbola, tim tidak bisa menang dengan lima orang pemain. Jika tampil dengan 4-4-2, akan ada banyak ruang untuk dimainkan dan pemain harus melakukan tgas pentingnya," kata dia.

Seluruh pemain depan PSG kini memiliki statistik yang cenderung merata di Ligue 1. Mbappe sudah mencetak 15 gol, Di Maria, Neymar, dan Icardi masing-masing membukukan 13,12, dan 11 gol. Tuchel meminta, pemain depan juga membantu pertahanan jika diperlukan.

"Kami punya pemain yang punya kapabilitas menekan. Neymar punya kemampuan itu, Icardi atau Di Maria dan Pablo Sarabia juga. Kami sebisa mungkin mencari cara agar strategi bisa seimbang," ujarnya.

Saat ini, PSG memimpin klasemen sementara Ligue 1 dengan koleksi 46 poin. Di posisi kedua, ada Marseille yang mengintai di tempat kedua dengan jarak lima poin.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA