Monday, 2 Jumadil Akhir 1441 / 27 January 2020

Monday, 2 Jumadil Akhir 1441 / 27 January 2020

Ini Kronologis Perselisihan Conte dengan Chelsea

Selasa 14 Jan 2020 17:55 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Endro Yuwanto

Antonio Conte

Antonio Conte

Foto: EPA-EFE/Wallace Woon
Perselisihan kedua kubu belum berakhir, masih ada perselisihan hukum lanjutan.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Perselisihan antara Antonio Conte dengan Chelsea menjadi bumbu lain dalam sepak bola. Kisah ini berlangsung dalam 10 bulan terakhir.

Awalnya mesra, berakhir dengan saling serang. Kisah bermula ketika Conte menandatangani kontrak tiga tahun di Stamford Bridge sejak musim panas 2016.

Otomatis, kontraknya berakhir pada Juni 2019. Dalam perjalanan, the Blues memutuskan kerja sama dengan arsitek tim asal Italia itu pada Juni 2018.

Padahal, Conte memberikan trofi Liga Primer Inggris pada musim pertama dan gelar Piala FA setahun kemudian. Hanya saja pada musim kedua, Chelsea finis di peringkat kelima klasemen akhir liga domestik.

Otomatis pasukan London Biru hanya tampil di Liga Europa. Walhasil, sang allenatore diberhentikan sebelum kontrak berakhir.

Merasa diperlakukan tidak adil, Conte menggugat. Chelsea merasa sudah berlaku semestinya.

"Menurut the Blues, perilaku Conte yang berselisih dengan pemain dan petinggi klub adalah sebuah pelanggaran dalam kontrak," demikian laporan yang dikutip dari Daily Mail, Selasa (14/1).

Pada Mei 2019, pengadilan ketenagakerjaan di Inggris memenangkan eks juru taktik Juventus tersebut. Kubu London Biru diharuskan membayar 9 juta poundsterling sebagai bentuk kompensasi pada Conte.

Perselisihan kedua kubu belum berakhir. Masih ada perselisihan hukum lanjutan di pengadilan ketenagakerjaan itu.

Pasca-dipecat Chelsea, sebenarnya Conte didekati beberapa klub. Salah satunya Real Madrid.

Namun yang bersangkutan menolak bertugas terlebih dahulu. Ia baru melatih Inter Milan pada musim panas 2019. Sehingga, Nerazzurri tak perlu menanggung kompensasi gajinya yang harus dibayar Chelsea.

Teranyar, Conte memenangkan gugatan jilid dua. Hakim Andrew Glennie menilai sang arsitek tim dipecat secara tidak adil.

"Responden (Chelsea) akan membayar kepada pengadu (Conte) sebesar 1.524 poundsterling dan sebuah kompensasi sebesar 83.682 poundsterling. Jadi totalnya 85.206 poundsterling," demikian laporan dari Mirror.

Dalam laporan keuangan terbaru, total pengeluaran Chelsea berkaitan dengan kasus Conte, sebesar 26,6 juta poundsterling. Uang dengan jumlah demikian digunakan untuk membayar Conte dan sfaf, juga biaya selama proses hukum berjalan.

Otomatis bos Chelsea Roman Abramovic harus kembali merogoh koceknya. Sejak 2003 memiliki Chelsea, ia telah mengeluarkan dana sekitar 90 juta euro untuk kompensasi gaji para pelatih yang dipecat.

Sebelum Conte, sejumlah nama besar mengalami nasib serupa. Para pelatih itu diberhentikan sebelum kontrak berakhir. Ada Jose Mourinho, Carlo Ancelotti, hingga Roberto di Matteo.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA